Menko Perekonomian Airlangga Hartarto: Jika Terjadi Gelombang Kedua Covid-19, New Normal Dihentikan

Aparat TNI-Polri di tempat umum sangat penting untuk menertibkan masyarakat menerapkan protokol kesehatan.

Editor: AbdiTumanggor
Warta Kota/Alex Suban
Para menteri dari kiri ke kanan, Pramono Anung, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (12/3/2018). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menandai era new normal dengan masuk kerja pada Rabu (27/5/2020).

Aktivitas Airlangga tersebut juga diikuti oleh 50 persen karyawan yang masuk ke kantor di Gedung Ali Wardhana.

Dalam kesempatan itu Airlangga menyampaikan bahwa kesehatan adalah hal yang utama.

Oleh karena itu secondary wave harus diwaspadai.

Usai rapat kabinet pada Rabu (27/5/2020), Airlangga menambahkan bahwa aktivitas perekonomian di fase tatanan normal nantinya bisa saja dihentikan jika terjadi gelombang kedua penularan virus corona Covid-19.

"Kalau terjadi secondary wave (gelombang kedua) maka kegiatan akan dihentikan kembali dan kegiatan pun akan terganggu kembali," kata Airlangga usai rapat kabinet terbatas lewat video conference, Rabu (27/5/2020).

Airlangga menegaskan bahwa kehadiran aparat TNI-Polri di tempat umum sangat penting untuk menertibkan masyarakat menerapkan protokol kesehatan.

Misalnya memastikan masyarakat menggunakan masker, menjaga jarak, dan membatasi jumlah orang dalam satu tempat.

"Di tempat-tempat tersebut bisa dijaga disiplin dari masyarakat sehingga tidak terjadi secondary wave," kata dia.

Presiden Joko Widodo sebelumnya menyebut personil TNI-Polri akan dikerahkan di 4 provinsi dan 25 kabupaten kota dan jumlahnya bisa diperluas.

Adapun penerapan new normal ini dilakukan agar masyarakat bisa tetap produktif namun aman dari Covid-19.

TERNYATA dari Cara Pegangan Tangan Dapat Mengungkap Hubungan Asmaramu dengan Sang Kekasih, Cekidot!

Penambahan Biaya Penanganan Pandemi Covid-19 dari Rp 405,1 Triliun Menjadi Rp 677,2 Triliun

4 Kelompok Ini Disebut-sebut Ingin Menjatuhkan Pemerintahan Jokowi, Di Antaranya yang Haus Kekuasaan

Mantan Komisaris PT Pelindo I Refly Harun Jelaskan Mekanisme Pemberhentian Presiden

TNI AD Tegaskan Akun yang Menghina Presiden Jokowi Adalah Akun Palsu (Akun Hoax), Siap-siap Diciduk

Ketika Azriel Ungkap Tabiat Asli Raul Lemos kepada Dirinya dan Aurel Hermansyah Selama Ini

Sudah 4 Kali Melakukan Aksi, 5 Pelaku Pencurian dengan Menggunakan Senjata Api Ditangkap Polisi

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Jika Terjadi Gelombang Kedua Virus Corona Maka New Normal Dihentikan, Airlangga: Harus Disiplin, https://jakarta.tribunnews.com/2020/05/27/jika-terjadi-gelombang-kedua-virus-corona-maka-new-normal-dihentikan-airlangga-harus-disiplin.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved