Viral Medsos
Viral Aksi Gadis Arni Esa Histeris Naik Kap Ambulans, Adang Pemakaman Ibunya PDP Corona (Covid-19)
Gadis ini menolak jenazah ibunya dimakamkan di tempat pemakaman khusus pasien covid-19 di Gowa, Sulawesi Selatan.
Warga Sangkapura, Bawean ini diketahui melayangkan pukulan sebanyak tiga kali dan diakhiri tendangan kepada seorang nakes RSUD Umar Masud Bawean bernama, Jamaludin (37).
Saat kejadian, beberapa orang disekitar berusaha melerai.
Namun Rosidi tetap naik pitam membabi buta memukul nakes yang mengenakan pakian berwarna hijau.
Diketahui, kejadian penganiayaan terjadi pada hari Minggu (31/5/2020) lalu.
Pihak RSUD baru membawa persoalan ini ke pihak berwajib pada hari Selasa (2/6/2020).
Direktur RSUD Umar Masud Bawean, dr Tony S. Hartanto mengatakan sebab mula kejadian memilukan ini.
Diketahui pria tersebut awalnya mendatangi RSUD Umar Masud Bawean untuk melakukan rapied tes.
Dia membawa secarik kertas.
Rosidi melakukan rapid tes untuk mendatangi wisuda anaknya di Surabaya.
Rosidi merasa tidak terima karena sebelumnya sudah mendaftarkan diri sejak pagi mengamuk di lobby rumah sakit.
Karena saat dia datang kuota rapid tes tinggal dua alat saja. Dalam sehari kuota rapid tes hanya dibatasi 10 saja.
"Pelaku tidak terima dan mendatangi tenaga medis kita dan langsung dipukul itu," ucapnya.
Pihaknya menyayangkan tindakan kekerasan itu dilakukan kepada tenaga medis.
Karena merasa tidak terima atas perlakukan pasien kepada pegawainya, manajemen RSUD Umar Masud melaporkan hal ini ke kepolisian.
"Kami tetap menyayangkan tindakan kekerasan. Sebenarnya persoalan ini hanya salah paham saja," pungkas dr. Tony.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/video-viral-seorang-gadis-naik-ke-kap-ambulans-untuk-menghalangi-pemakaman-pdp-covid-19-di-gowa.jpg)