Seorang Petani Karet Selamat dari Terkaman Harimau, Kaki Dicakar saat Panjat Pohon

Petani karet di Desa Sepahat, Kecamatan Badnar Laksamana, Bengkalis, Riau, selamat dari maut, Kamis (4/6/2020) kemarin

Tayang:
Indianexspress
Ilustrasi Harimau. 

TRIBUN-MEDAN.com - Petani karet di Desa Sepahat, Kecamatan Badnar Laksamana, Bengkalis, Riau, selamat dari maut, Kamis (4/6/2020) kemarin

Sofian berhasil selamat dari terkaman harimau dengan memanjat pohon karet.

Meski kakinya dicakar sang Raja Hutan tersebut dia tetap bertahan.

Lalu, dia berteriak minta tolong kepada temannya. Teriakan tersebut membuat harimau menjauh.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Riau Suharyono, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (4/6/2020) sekitar pukul 07.00 WIB.

Kisah Pilu SR, Hamil 9 Bulan Ditinggal Suami Siri, Bertahan Hidup dari Bantuan Tetangga

Polisi Buru 5 Orang Lagi Pelaku Pengeroyokan Markus yang Tewas di Warung Tuak

Ketika itu, Sofian sedang menyadap karet di sebuah kebun.

Tiba-tiba seekor harimau mendatangi Sofian dan menyerangnya.

Hewan karnivora itu membuat Sofian panik.

Ia pun memutar otak untuk menyelamatkan nyawanya.

Yang terpikir di benak Sofian saat itu adalah memanjat pohon karet.

Sebab, hanya ada pohon karet di sekitar kebun tersebut.

Meski berusaha memanjat secepat mungkin, harimau keburu menerkamnya.

Ayah Tiri Biadab, Hajar Bayi Perempuan 1,5 Tahun hingga Tewas

Terungkap Motif Jasad Pria Tewas dengan Kelamin Terpotong di Kos, Polisi Beberkan Barang Bukti Ini

Harimau menggapai Sofian yang tengah berusaha memanjat dan mencakar kakinya.

 "Korban mengalami luka cakaran di bagian lutut sampai ke bawah," ujar Suharyono.

Merasa nyawanya semakin terancam, Sofyan sekuat tenaga bertahan dalam keadaan dicakar, lanjut Suharyono.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved