Jelang Pilkada 2020, Kemendagri Gelar Rakor Bersama 270 Daerah
Kemendagri menggelar rakor persiapan Pemilu 2020 lewat vidcon, Jumat (05/06/2020).
TRIBUN-MEDAN.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui Video Conference (Vidcon), Jumat (05/06/2020).
Tujuannya diselenggarakannya rakor ini guna memastikan tahapan pilkada yang akan mulai dilakukan Senin (15/06/2020) berjalan sesuai dengan ketentuan dan aturan di tengah pandemi Covid-19.
Tercatat ada 270 daerah dengan rincian 9 provinsi, 224 kabupaten dan 37 kota di Indonesia yang akan melaksanakan Pilkada serentak tahun 2020, termasuk Kota Medan.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia (RI) sekaligus pimpinan rapat, Tito Karnavian mengatakan, ada sejumlah alasan yang mendasari Pilkada serentak 2020 tetap dilaksanakan meski masih di tengah kondisi pandemi Covid-19 .
"Selain sebagai keputusan politik bersama, alasan pilkada tetap dilaksanakan meski dalam kondisi pandemi, yaitu sebagai etalase kedewasaan bangsa Indonesia dalam berdemokrasi," ujar Tito, seperti dalam keterangan tertulisnya.
Hal tersebut, kata Tito, sesuai denagan hasil Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI bersama Kemendagri, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Rabu (27/05/2020).
Lebih lanjut, Tito mengatakan, pemilu juga sebagai cara untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia siap untuk berdemokrasi di tengah pandemi seperti hal negara-negara lain di dunia.
Ia menambahkan, alasan lainnya yakni di dunia internasional sendiri, keberlangsungan pemilu secara terjadwal menjadi penentu democracy index atau indeks demokrasi dari sebuah negara.
"Indeks ini setiap tahun dilansir oleh Economist Inteligent Unit (EIU) dan selanjutnya indeks ini dipakai berbagai lembaga internasional, negara serta investor dalam menilai sebuah negara," jelasnya.
Oleh karenanya, pada kesempatan itu, Mendagri menginstruksikan agar semua pihak yang terkait melakukan koordinasi dalam pelaksanaan pilkada sehingga seluruh tahapan dapat berjalan aman, sukses dan lancar.
"Perlu diingat, pilkada kali ini kita lakukan dalam kondisi yang berbeda karena harus mengikuti dan menerapkan protokol kesehatan. Jalankan semua sesuai dengan aturan dan regulasi yang berlaku dan sudah ditetapkan," pesannya.
Pemkot Medan siap dukung kelancaran pilkada serentak
Rakor Persiapan Pilkada serentak ini diikuti Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Akhyar Nasution diwakili Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Medan, Sulaiman Harahap, di Command Center, Balai Kota Medan.
Sementara itu, Sulaiman Harahap usai rakor mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Medan siap mendukung kelancaran pilkada serentak 2020.
"Insya Allah, Pemkot Medan siap menjalankan kapasitasnya guna mensukseskan Pilkada serentak 2020 di Kota Medan, seluruh hal dalam pelaksanaan Pilkada nantinya akan dibahas bersama unsur dan pihak terkait," kata Sulaiman bersama Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kota Medan Purnama Dewi.
Dengan demikian, ia mengungkapkan, pihaknya akan terus melakukan koordinasi sebagai bentuk tindak lanjut instruksi yang telah disampaikan bersama unsur terkait lainnya. Ini agar seluruh tahapan Pilkada dapat berjalan aman, lancar, sukses dan tetap kondusif
Turut hadir dalam rakor ini Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD serta para kepala daerah atau yang mewakili
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/rakor-pilkada-2020-melalui-video-conference.jpg)