Kota Medan dan Binjai Jadi Target Pasar Mobil Curian, Pelaku Pasok Barang dari Aceh Tenggara

Sat Reskrim Polres Tanahkaro mengamankan sembilan unit mobil hasil penggelapan di Kota Medan dan Binjai. Ada lima pelaku diamankan

Tayang:
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Array A Argus
Tribun-Medan.com/Muhammad Nasrul
Satreskrim Polres Tanah Karo mengamankan pelaku penggelapan mobil dan barang bukti dari Aceh Tenggara, Senin (1/6/2020). 

KABANJAHE,TRIBUN-Kota Medan dan Kota Binjai selama ini menjadi target pasar penjualan mobil curian.

Hal itu terungkap setelah Tim Scorpio Sat Reskrim Polres Tanahkaro membekuk sindikat penggelapan mobil rental yang jumlahnya ada lima orang.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan barang bukti sembilan unit mobil.

Kronologi Brigadir Leonardo Tewas Dibacok, Pelaku Lebih Dahulu Bakar Mobil Patroli, Ada Bendera ISIS

"Barang bukti kami sita dari berbagai lokasi di Kota Medan dan Kota Binjai.

Jadi, para pelaku ini berasal dari kawasan Aceh Tenggara (Agara)," kata Kasat Reskrim Polres Tanahkaro AKP Sastrawan Tarigan, Senin (1/9/2020).

Perwira berpangkat tiga balok emas di pundak ini mengatakan, terungkapnya sindikat pelaku penggelapan mobil rental tersebut berawal dari hunting yang dilakukan Tim Scorpio pada Selasa (19/5/2020) lalu.

Kronologi Siswi SMA Dicumbui Sopir Truk, Sempat Tepergok Lompat Jendela Kamar, Kini Hamil 2 Bulan

Kala itu, Tim Scorpio melihat dua unit mobil tengah parkir di SPBU yang berada di Jalan Kuta Cane, Kabanjahe.

Lantaran curiga, Tim Scorpio kemudian memeriksa penumpang mobil.

Dari kedua mobil itu, didapati lima orang laki-laki.

Satu di antaranya adalah Fernando Gibson Tambunan, warga Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai.

Curi Motor Milik Anggota Brimob Polda Sumut, 4 Orang Pencuri Ini Ditangkap Polisi

"Tersangka Fernando ini adalah otak pelaku. Jadi, mereka ini awalnya berdalih hendak ke Medan untuk menjual hasil tani," kata Sastrawan.

Karena polisi tidak percaya begitu saja dengan keterangan kelima pelaku, penyidik kemudian mencecar kelimanya dengan berbagai pertanyaan.

"Ketika diinterogasi lebih lanjut, kelimanya pun mengaku.

Mereka ke Medan hendak menjual mobil hasil penggelapan ini," kata Sastrawan.

VIRAL Aksi Kawanan Pencuri AC Siang Hari di Kota Medan Terekam CCTV, Tanggapan Kapolsek

Dari pengakuan tersangka Fernando, ia sudah sembilan kali beraksi.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved