News Video

VIDEO Detik-detik Dua Wanita Mengaku Petugas, Diusir Keluarga yang Diduga Terkena Covid-19

Wanita yang sudah marah-marah, juga ikut mendekat dan bertanya mana surat keterangan yang menandakan keluarganya kena Covid-19.

Penulis: M.Andimaz Kahfi | Editor: M.Andimaz Kahfi

VIDEO Detik-detik Dua Wanita Mengaku Petugas, Diusir Keluarga yang Diduga Terkena Covid-19

TRI BUN-MEDAN.com - Beredar sebuah video di media sosial memperlihatkan dua orang wanita yang mengaku petugas, hendak meminta tanda tangan kepada keluarga yang diduga terkena Covid-19.

Infomasi yang dihimpun, kejadian ini terjadi di Kampung Kolam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Dalam video durasi 2 menit 11 detik, mereka terlihat duduk di atas sepeda motor matik.

Dua wanita yang mengaku petugas ini datang tanpa menggunakan pakaian APD lengkap.

"Karena informasi yang simpang siur ini," ucap salah seorang pria dalam video.

"Ini maksudnya mau ngapain dia," ucap seorang wanita dalam video.

Terdengar suara dari pria lain yang memberitahukan bahwa kedatangan mereka ingin memberitahukan agar dilakukan isolasi mandiri.

"Tapi sudah isolasi mandiri," jawab pria yang bertanya.

"Tanda tangan apalagi, enggak mau kami tanda tangani. Untungnya apa kasih tanda tangan," ucap wanita dalam video dengan nada tinggi.

"Kalau kami kena Covid kok berani kau datang kemari. Yang bilang Covid siapa, tanggungjawab. Kok berani kau datang kemari enggak pakai pakaian lengkap, kalau memang Covid," sambung wanita itu.

Tak lama berselang, wanita yang memvideokan mendekati kedua wanita yang menyebut dirinya petugas.

"Maksudnya apa kalau berani," tanya wanita itu kepada dua orang petugas tersebut.

"Kecewa kali aku sama kalian," timpal pria lainnya.

"Buktinya kalian berani kesini enggak pakaian lengkap. Karena dampaknya banyak disini. Jualan enggak bisa, apapun enggak bisa. Jadi jelek kampung kami gara-gara kalian dan semua kerja jadi di pecat. Satu Kampung Kolam ini menanggung imbasnya. Tahu kau," katanya.

Pria yang sedari awal sudah marah-marah kemudian mendekati kedua wanita yang mengaku petugas.

"Kalian kalau memang tahu ini Covid kok berani kalian datang tanpa pakai APD," ujar pria itu.

Wanita yang sudah marah-marah, juga ikut mendekat dan bertanya mana surat keterangan yang menandakan keluarganya kena Covid-19.

"Mana suratnya, mana buktinya. Untuk nyari keuntungan kalian aja kami korbankan," sebut wanita itu.

Tiga orang pria yang mendekati ketua petugas kemudian coba untuk menginterogasi.

"Bukti kalian apa, kok berani datang kesini," ujar salah seorang pria.

Melihat kondisi yang sudah tidak kondusif, wanita yang duduk di sepeda motor kemudian menghidupkan sepeda motor untuk pergi.

"Ini dia katanya kami kena Covid, buktinya balik dia kan enggak ada surat lengkapnya. Woi binat*ang klen yah," ucap wanita dalam video kesal.

"Disini enggak ada Covid, kalian yang bawa Covid kemari. Kampung ini enggak ada Covid. Kalian yang bawa Covid," kata pria mengenakan baju hitam.

Kedua wanita yang disebut-sebut sebagai petugas yang diperintahkan untuk meminta tanda kemudian pergi meninggalkan lokasi.

(mak/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved