KRONOLOGI Seluruh Anggota Keluarga, Mulai dari Ayah, Istri dan 6 Anaknya, Kompak Membunuh Putrinya
Usman alias Sumang yang dituduh menjalin hubungan dengan korban merupakan salah satu warga yang ikut disandera oleh keluarga pelaku.
R membawa senjata tajam dan menyandera Enal (34) warga pertama yang melitas.
Enal mengalami luka pada bagian kepala.
Atas kejadian ini, Polsek Tompubulu turun pada pukul 11.30 Wita.
Pihak polisi melakukan negosiasi pada satu keluarga yang menyandera warga tersebut.
Proses negosiasi tak berjalan mulus.
Polres Bantaeng Masih Dalami Motif Pembunuhan Anak Kandung di Desa Pattaneteang (Istimewa)
Pihak keluarga Darwis memilih bertahan di rumah.
Pukul 16.00 Wita, Kapolres Bantaeng AKBP Wawan Sumantri bersama Dandim, turun langsung ke TKP.
Hampir satu jam Kapolres Bantaeng membujuk pun tak membuahkan hasil.
Akhirnya AKBP Wawan memberi komando untuk penangkapan paksa.
Pukul 17.30 Wita personel Polsek Tompobulu yang dibantu oleh personil Reskrim Polres Bantaeng mengambil tindakan.
Satu keluarga tetap ingin bertahan.
Bahkan ada anggota keluarga yang membawa senjata tajam badik di pinggangnya.
Akhirnya polisi berhasil merebut senjata tersebut, dan satu keluarga diamankan.
Enal dengan luka terparah langsung menjalani perawatan medis dengan 30 jahitan di kepalanya.
Sumang mengalami luka gores di bagian telinga, sedangkan Irfandi tak mendapatkan luka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sekeluarga-bunuh-anak-kandung.jpg)