Kisah Pilu Pemudik, Ingin Bertemu Sang Nenek Ternyata Rumahnya Sudah Dijual, Sekeluarga Telantar

Kisah pilu mudik Lebaran dialami satu keluarga asal Jakarta. Keluarga itu terdiri dari pasangan suami istri dan dua orang anak yang masih kecil-kecil

Editor: Juang Naibaho
VIA SERAMBINEWS.COM
Ilsutrasi petugas mengenakan APD melakukan evakuasi warga 

Setelah ada kepastian itu, petugas kemudian mengevakuasi satu keluarga itu ke kantor Dinas Sosial Kota Tasikmalaya.

Aris Kurniawan, warga setempat, menuturkan, sekitar pukul 22.00 ia hendak pulang ke rumah dan melihat satu keluarga itu tiduran di emperan sebuah ruko.

Karena kasihan dan khawatir ia kemudian mendekat. Setelah mengetahui keaadaanya, Aris segera lapor ke aparat terdekat. "Saya lapor ke penyekatan di Jalan Gunung Sabeulah," ujarnya.

Ia menyebutkan, proses evakuasi berjalan lancar. Termasuk saat keempat orang dalam satu keluarga itu menjalani rapid test.

Bantu Warga Kurang Mampu, Polisi Ini Pakai 2 Bulan Gaji Beli Sapi dan 100 Ekor Ayam

Lebaran Hari Kedua, Ada 479 Kasus Baru Positif Covid-19, Pasien Meninggal 19 Orang

Menggelandang di Tasikmalaya

Dw tak menyangka niatnya pulang ke rumah nenek di Jalan Selakaso, Kota Tasikmalaya, berujung nestapa.

Rumah sang nenek ternyata telah dijual dan tidak diketahui pindah ke mana.

Dw bersama istri dan kedua anaknya yang masih kecil, yang bungsu malah masih batita, terpaksa hidup menggelandang selama tiga hari di Jalan Selakaso.

Dua malam mereka tidur di emperan toko.

Seorang warga sekitar, Aris Kurniawan, menuturkan, ia yang pertama kali menemukan keluarga terlantar itu.

"Pas saya mau pulang lihat mereka," ujarnya, Sabtu (23/5/2020).

Merasa penasaran dan kasihan, Aris kemudian mendekati mereka dan bertanya kenapa menggelandang seperti itu.

"Dari situ saya tahu bahwa mereka bermaksud pulang ke rumah neneknya di sini (Jalan Selakaso). Tapi ternyata rumahnya sudah dijual," ujar Aris.

Misteri Pembunuhan Gadis Remaja RO (16) Siswi SMA yang Dilakukan Keluarganya Sendiri, Karena Ritual?

Gadis Remaja Berparas Cantik Tewas Dibunuh Pria Bertato, Sahabat: Temanku Dibunuh Pacarnya

Dw lahir di Jakarta dan tinggal di sekitar Pulogadung.

"Ia mengaku sempat mencari neneknya hingga Pasar Cikurubuk. Tapi neneknya tidak ditemukan," kata Aris.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved