Dulu Gunakan Dolar Jadi Tisu Toilet, Sekarang Negara Ini Tumpur, Jadi Termiskin Ulah Warga Foya-foya

Nauru awalnya dihuni oleh orang-orang Mikronesia dan Polinesia selama setidaknya 3.000 tahun

Intisari Online
Gunakan Dollar Sebagai Tisu Toilet, Kini Negara Kaya Raya Ini Sengsara Gara-gara Penduduknya Doyan Foya-foya! 

TRI BUN-MEDAN.com - Banyak negara yang dulu berjaya namun kini sengsara, salah satunya adalah Nauru.

Nauru adalah sebuah negara pulau kecil di Samudra Pasifik dengan luas hanya 21 kilometer persegi.

Ini adalah negara terkecil di Pasifik Selatan dan negara terkecil ketiga berdasarkan wilayah di dunia.

Nauru awalnya dihuni oleh orang-orang Mikronesia dan Polinesia selama setidaknya 3.000 tahun, yang terisolasi kecuali dari pelaut atau narapidana yang melarikan diri.

Sampai akhir abad ke-19 ketika dianeksasi dan diklaim sebagai koloni oleh Kekaisaran Jerman.

Sebelum Putuskan Berhijab, Artis Cantik ini Hapus 13 Tato di Tubuhnya

Gunakan Dollar Sebagai Tisu Toilet, Kini Negara Kaya Raya Ini Sengsara Gara-gara Penduduknya Doyan Foya-foya!
Intisari Online
Gunakan Dollar Sebagai Tisu Toilet, Kini Negara Kaya Raya Ini Sengsara Gara-gara Penduduknya Doyan Foya-foya!

Bangsa Eropa segera menemukan deposit fosfat dan pulau kecil itu menjadi tambang terbuka, dieksploitasi oleh kekuatan kolonial asing.

PGN Jamin Pasokan dan Layanan Gas Bumi Aman Selama Idul Fitri 2020

Setelah memperoleh kemerdekaannya pada tahun 1968, penambangan diintensifkan sampai sebagian besar fosfat telah dilucuti.

Dalam proses penambangan fosfat untuk menyuburkan ladang di tempat yang jauh, negara telah membuat banyak lokasi menjadi rusak.

Hari ini, pulau ini adalah gurun tandus dengan puncak batu kapur bergerigi yang menutupi 80% pulau.

Dulu Bercerai Karena Suami Selingkuh, Kini Cathy Sharon Jualan Sayur, Bahagia Hidupi 2 Anaknya

Ilustrasi toilet
Freshome.com
Ilustrasi toilet

Nauru menghasilkan miliaran dolar dari fosfat, yang digunakan dalam produksi pupuk.

Penduduk dibayar untuk melakukan pekerjaan panas dan kotor menggali fosfat dari antara fosil terumbu karang.

Mereka menjadi punya banyak uang, membeli tiket untuk membawa mereka pada perjalanan belanja ke Hawaii, Guam dan Singapura.

Seorang kepala polisi bahkan membeli Lamborghini berwarna kuning, kemudian mendapati dirinya terlalu gemuk untuk muat di belakang kemudi.

BREAKING NEWS: Akhirnya Pelaku Pembunuhan di Bengkel Mobil Percut Seituan Ditangkap, Ini Motifnya

"Dari tahun 1970-an hingga 1990-an kami dihujani kekayaan tapi kami tidak tahu cara menanganinya," kata Evi Agir, 40, seorang penduduk pulau Nauru yang memainkan gitarnya di bawah naungan pohon ketika anak-anak berlari-lari di sekitar kakinya.

"Hampir tidak ada orang yang berpikir untuk menginvestasikan uang itu."

KORBAN PHK Nekat Mudik Jalan Kaki Jakarta-Solo, Hebatnya Tetap Puasa Walau Kulit Gosong Kena Panas

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved