Update Kapal Tanker Terbakar di Belawan

Tragedi Kapal Tanker Meledak dan Terbakar Renggut 7 Korban Jiwa, Polisi: 6 Keluarga Sudah Melaporkan

Tragedi kebakaran kapal tanker MT Jag Leela Mumbai di Belawan pada Senin (11/5/2020) kemarin, merenggut tujuh korban jiwa

Editor: Juang Naibaho
TRI BUN MEDAN/M FADLI TARADIFA
Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan 

"Yang masuk hari ini total ada empat, Baru tiga yang teridentifikasi, sudah dikenali. Satu lagi masih nunggu keluarganya dulu dan masih dalam proses," ungkap Andi sesaat setelah keluar kamar jenazah.

Ia menyebutkan bahwa mayat korban seluruh gosong.

"Mayat gosong semua, semalam masuk dua orang," jelas Andi.

Keluarga korban tewas akibat kebakaran Kapal Tanker MT Jag Leela di Pelabuhan Belawan menunggu di RS Bhayangkara Medan, Selas (12/5/2020
Keluarga korban tewas akibat kebakaran Kapal Tanker MT Jag Leela di Pelabuhan Belawan menunggu di RS Bhayangkara Medan, Selas (12/5/2020 (TRI BUN MEDAN/Victory Arrival)

Dua Bersaudara Korban Meninggal

Sementara itu, seorang perempuan bernama Rostina Sari Siregar syok setelah mengathui dua abangnya meninggal dunia.

Kedua korban yakni Muhammad Nur Kasim Siregar (35) dan Bahtiar Siregar (28) warga Hamparan Perak, Deliserdang.

Rostina mengaku awalnya dirinya mengetahui kabar kedua abangnya tersebut menjadi korban dari media sosial Facebook.

"Ya karena dari kemarin sudah tahu, jadi dari kemarin sudah syok dari kemarin. Jadi waktu kejadian dapat kabar kapa meledak dari Facebook sudah menebak waktu dengar kapal tanker," tuturnya kepada Tri bun, Selasa (12/5/2020).

Wanita berjilbab hitam ini mengakui dirinya dan keluarga syok dan sedih ketika mendapatkan kabar nahas tersebut.

"Pastilah sedih, syok, karena kalau dia sakit kitakan tahu. Inikan tiba-tiba, sudah takdir Allah. Orang tua juga sudah sangat syok dan terkejut dua anak laki-lakinya meninggal," ungkapnya.

Rostina menyebutkan bahwa kedua korban tersebut sudah menikah dan memiliki anak.

"Dua-duanya sudah berumah tangga, tapi istrinya tidak bisa datang kesini karena masih bayi anaknya dan baru lahiran istrinya. Kita akan lakukan pemakaman di daerah dekat rumah," tuturnya.

ADIK korban ledakan Kapal Tanker MT Jag Leela Pelabuhan Belawan mengaku sangat syok dan sedih karena kedua abangnya  meninggal dunia.
ADIK korban ledakan Kapal Tanker MT Jag Leela Pelabuhan Belawan mengaku sangat syok dan sedih karena kedua abangnya meninggal dunia. (TRIBUN MEDAN/VICTORY)

Ia mengakui mengenali kedua abangnya tersebut di ruang jenazah dari celana yang biasa mereka kenakan.

"Yang paling besar Muhammad Nur Kashim umurnya 35 tahun, yang kecil Bakhtiar Asnawi umurnya 28 tahun. Sudah dilihat, kita lihat ciri-cirinya sudah tanda karena sering pakai celana pendeknya yang masih utuh," jelasnya.

Selain kedua abangnya yang meninggal, Rostina juga menyebutkan abangnya yang lain bernama Darul Daim Siregar juga menjadi korban, namun selamat.

"Satu lagi abang saya yang di tengah namanya Darul Daim Siregar selamat. Luka bakar sedikit di wajah,

(mft/tri bun-medan.com)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved