Update Kapal Tanker Terbakar di Belawan
Adik Korban Syok dan Sedih, Kedua Abangnya Meninggal di Ledakan Kapal Tanker MT Jag Leela
Rostina menyebutkan bahwa kedua korban kebakaran kapal tersebut sudah menikah dan memiliki anak.
Penulis: Victory Arrival Hutauruk | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Setelah keluar langsung saja seluruh ibu histeris.
"Udah meninggal bapak, padahal mau pulang dia semalam," teriaknya dengan histeris.
Seorang temannya lain tampak menenangkannya, "Jangan diratapi, enggak boleh seperti itu," tegasnya.
Wakarumkit RS Bhayangkara Medan, AKBP Zulhairi menyebutkan bahwa ada enam jenazah yang masuk.
Sebanyak lima jenazah dalam kondisi tidak dikenali dan satu dalam keadaan utuh.
"Sudah ada enam totalnya, untuk dua hari ini. Belum ada yang terindentifikasi, masih sedang proses jadi belum dirilis identitasnya. Satu yang utuh diterima, yang lima dalam keadaan sudah tidak dikenali," tuturnya.
Ia menyebutkan untuk korban yang utuh lebih cepat untuk waktu identifikasinya, namun yang gosong akan sampai pada pemeriksaan DNA.
"Prosesnya kalau yang utuh mungkin bisa lebih cepat. Tapi yang sudah tidak utuh ini mungkin bisa berlanjut sampai ke pemeriksaan DNA," tuturnya.
• Isak Tangis Keluarga Pecah, Sudah 7 Korban Kapal Tanker MT Jag Leela Tiba di RS Bhayangkara Medan
Amatan Tri bun di kamar jenazah RS Bhayangkara, keluarga para korban sudah memadati kamar jenazah sambil menunggu hasil autopsi.
Tim Disaster victim investigation (DVI) Polda Sumut, Kompol Andi Harahap menyebutkan bahwa hari ini total ada 4 korban yang masuk.
Dimana ada 3 korba yang sudah teridentifikasi datanya.
"Yang masuk hari ini total ada empat, Baru tiga yang teridentifikasi, sudah dikenali. Satu lagi masih nunggu keluarganya dulu dan masih dalam proses," ungkap Andi sesaat setelah keluar kamar jenazah.
Ia menyebutkan bahwa mayat korban seluruh gosong.
"Mayat gosong semua, semalam masuk dua orang," jelas Andi.
Sebelumnya, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Dayan, menjelaskN korban kedua baru saja ditemukan dan identitasnya belum diketahui.
"Ada bertambah, jadi sejauh ini sudah dua orang meninggal dunia," katanya saat dikonfirmasi, Senin (11/5/2020).
Sebelumnya, korban tewas pertama ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB di atas kapal dalam kondisi tubuh sudah menghitam karena gosong. Dimana korban juga belum diketahui identitasnya.
Setelah dievakuasi, kedua korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan guna dilakukan identifikasi.
Selain korban meninggal, sebanyak 22 orang juga mengalami luka-luka dan sudah dirawat di Rumah Sakit PHC Belawan dan Rumah Sakit TNI AU Belawan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/adik-korban-ledakan.jpg)