Update Kapal Tanker Terbakar di Belawan
Isak Tangis Keluarga Pecah, Sudah 7 Korban Kapal Tanker MT Jag Leela Tiba di RS Bhayangkara Medan
Jenazah korban tewas ledakan dan kebakaran Kapal Tanker MT Jag Leela di Pelabuhan Belawan bertambah lagi satu orang menjadi total 7 korban.
Penulis: Victory Arrival Hutauruk | Editor: M.Andimaz Kahfi
Isak Tangis Keluarga Pecah, Sudah 7 Korban Kapal Tanker MT Jag Leela Tiba di RS Bhayangkara Medan
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Jenazah korban tewas ledakan dan kebakaran Kapal Tanker MT Jag Leela di Pelabuhan Belawan bertambah lagi satu orang menjadi total 7 yang telah berada di RS Bhayangkara, Selasa (12/5/2020).
Sekitar pukul 11.45 WIB, satu ambulans kembali datang dan langsung menuju jenazah.
Seketika terdapat tiga ibu yang merupakan keluarga korban menangis histeris.
Awalnya mereka dilarang untuk masuk ke kamar jenazah.
Lalu, setelah memberikan data, ciri, KTP dan foto di kepada petugas Post Portem, keluarga diperbolehkan untuk masuk melihat jenazah.
Setelah keluar langsung saja seluruh ibu histeri menangis.
"Sudah meninggal bapak, padahal mau pulang dia semalam," teriaknya dengan histeris.
Seorang temannya yang lain tampak coba menenangkannya.
"Jangan diratapi, enggak boleh seperti itu," ucapnya mengingatkan temannya agar sabar.
Sebelumnya, Wakarumkit RS Bhayangkara Medan, AKBP Zulhairi menyebutkan bahwa ada 6 jenazah yang masuk dan 5 dalam kondisi tidak dikenali dan satu dalam keadaan utuh.
Ia menyebutkan untuk korban yang utuh lebih cepat untuk waktu identifikasinya, namun yang gosong akan sampai pada pemeriksaan DNA.
"Prosesnya kalau yang utuh mungkin bisa lebih cepat. Tapi yang sudah tidak utuh ini mungkin bisa berlanjut sampai ke pemeriksaan DNA," sebutnya.
Di kamar jenazah RS Bhayangkara, keluarga para korban sudah memadati kamar jenazah sambil menunggu hasil autopsi.
Tim Disaster victim investigation (DVI) Polda Sumut, Kompol Andi Harahap menyebutkan bahwa hari ini total ada 4 korban yang masuk.
Dimana ada 3 korban sudah teridentifikasi datanya.
"Yang masuk hari ini total ada empat, Baru tiga yang teridentifikasi, sudah dikenali. Satu lagi masih nunggu keluarganya dulu dan masih dalam proses," ungkap Andi sesaat setelah keluar kamar jenazah.
Ia menyebutkan bahwa mayat korban seluruh gosong.
"Mayat gosong semua, semalam masuk dua orang," jelas Andi.
(vic/tribunmedan.com)