Viral Medsos
Viral Video Bocah Mengigau Tidur Sambil Berjalan Ganggu Salat Tarawih, Aksi Lucunya Mengundang Tawa
Makmum tidak bisa berkata-kata sebab dilema mengingat usia anak kecil tersebut sangat dini untuk memahami aturan orang salat.
Belajar dari contoh kasus di atas, ada beberapa cara bijak untuk menegur dengan mengedukasi anak saat membuat onar.
Sebisa mungkin orangtua tidak begitu saja menumpahkan amarah kepada anak.
Anak membutuhkan kasih sayang, kelembutan, dan stimulasi positif untuk pertumbuhan dan perkembangan, baik fisik maupun psikisnya.
Maka, orangtua yang bijak hendaknya memahami hal ini, sehingga tidak begitu saja melampiaskan rasa marah kepada anak.
Sikap atau ucapan keras ataupun kasar sangat tidak layak dilontarkan kepada anak.
Dirangkum dari laman Ruang Guru PAUD Kemendikbus melalui Kompas.com artikel 'Ingin Memarahi Anak' berikut 7 hal yang harus dicermati orang tua ketika menasehati anak:
1. Tetap bersabar
Saat rasa amarah mulai timbul, orangtua harus pandai-pandai mengatur emosi.
Orangtua harus bersabar agar tidak terlontar ucapan atau sikap yang negatif.
Cara yang bisa dilakukan misalnya menarik nafas panjang, beristighfar, mengambil posisi duduk atau bersikap diam tanpa berkata-kata untuk sesaat.
2. Tidak ucapkan kata negatif
Contohnya, "Sudah Mama bilang, sekarang harus makan! Biar saja, kalau nggak mau makan, biar diare sekalian!" (Salah).
"Ayo kita makan Dek, supaya nggak masuk angin. Kalau masuk angin, perut bisa sakit, nanti nggak bisa main lho." (Benar)
"Makanya, jangan manjat-manjat pohon. Sekarang tahu sendiri rasanya kan?! Benjol deh, kepala Kakak!" (Salah).
"Pohon itu licin, Kak.. makanya Mama bilang, mainnya di bawah pohon saja. Kalau jatuh begini nggak enak kan. Yuk, kita obati kepalanya. Lain kali nggak diulang lagi ya" (Benar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/tingkah-viral-bocah-balita-ganggu-salat-tarawih.jpg)