Duh! Wanita Cantik Dimutilasi Setelah Tolak Ajakan Bersetubuh Pacarnya, Disiksa Sampai Semaput

Polisi akhirnya bisa membongkar tabir pembunuhan yang paling mengebohkan Kota Medan di Perumahan Cemara Asri, Percutseitua Deliserdang.

TRI BUN MEDAN/Victory Arrival
Otak pelaku pembunuhan Evina, Jeffry (22) bersama sang ibu bernama Tek Sukfen (56) saat digiring ke sel tahanan. 

Diketahui, Elvina ditemukan tewas di dalam kardus dengan kondisi mengenaskan di rumah Jeffry (24) di Komplek Cemara Asri, tepatnya Jalan Duku, Percutseituan, Rabu (6/3/2020) malam kemarin.

Adapun Jeffry disebut-sebut sebagai teman Michael (22), kekasihnya Elvina.

Elvina awalnya diduga dibunuh oleh kekasihnya sendiri, Michael, warga Jalan Garuda, Kelurahan Bantan Timur.

Dugaan itu mencuat karena adanya temuan sepucuk surat cinta Michael terhadap Elvina di lokasi kejadian.

Dari isi surat cinta itu, diketahui hubungan asmara keduanya tidak mendapatkan restu dari pihak keluarga.

'Saya sangat mencintai Elvina, sehingga saya membunuh. Karena pihak dari keluarga tidak menyetujui saya. Saya mau bunuh diri, saya cinta Elvina," demikian tulisan di kertas tersebut.

Selain itu, Michael ditemukan pingsan di lokasi kejadian.

Ia menenggak cairan antinyamuk.

Pelaku utama berusaha menutupi jejak.

Belakangan diketahui bahwa surat cinta dan pingsannya Michael ternyata merupakan intrik pelaku utama pembunuhan untuk menutupi jejaknya.

MICHAEL memerankan adegan dalam prarekonstruksi pembunuhan di Komplek Cemara Asri, Medan, Kamis (7/5/2020).
Michael memerankan adegan dalam prarekonstruksi pembunuhan di Komplek Cemara Asri, Medan, Kamis (7/5/2020). (TRIBUN MEDAN/MAURITS)

Dalam hitungan satu hari, polisi akhirnya berhasil menguak misteri kasus tersebut.

Berbagai fakta baru, termasuk jejak pelaku utama pembunuhan terendus setelah polisi melakukan pra-rekonstruksi.

Kasatreskrim Polrestabes Medan AKBP Ronny Nicholas Sidabutar, ketika dihubungi Kompas.com via aplikasi percakapan WhatsApp pada Kamis (7/5/2020) malam, menjelaskan pelaku pembunuhan bukanlah Michael, melainkan Jeffry.

"Pelaku utamanya Jef," kata Ronny.

Ronny mengatakan, dalam kasus ini pelaku utama justru adalah Jeffry dan dibuat seolah-olah Michael yang membunuh dan minum cairan antinyamuk.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved