News Video

Apa Itu Fenomena Aurora, Begini Tips Untuk Melihat dan Memotret Keindahan Aurora

Aurora adalah fenomena alam berupa cahaya menyala-nyala dan menari-nari di langit malam.

Editor: M.Andimaz Kahfi

Apa Itu Fenomena Aurora, Begini Tips Untuk Melihat dan Memotret Keindahan Aurora

TRI BUN-MEDAN.com - Aurora adalah fenomena alam berupa cahaya menyala-nyala dan menari-nari di langit malam.

Penampakannya begitu indah dan memukau.

Sayangnya, tidak banyak orang yang pernah menikmatinya.

Fenomena ini hanya bisa dilihat di negara yang jauh dari garis katulistiwa.

Mengapa begitu?

Mari simak proses terjadinya...

Proses terjadinya aurora

Aurora terjadi karena atmosfer bumi berinteraksi dengan partikel yang dipancarkan dari matahari.

Ketika ada ledakan besar di permukaan matahari, miliaran partikel terlontar.

Lontarannya berupa cahaya yang merambat begitu cepat, mencapai 800 kilometer per detik.

Aurora Borealis di Finlandia
Aurora Borealis di Finlandia (ThinkStock)

Lalu, partikel-partikel dari pancaran ini menumpuk di ionosfer, lapisan atmosfer yang mengandung ion.

Sebagian dari ionosfer juga bertumpuk dengan magnetosfer atau medan magnet bumi.

Pertemuan medan magnet dengan partikel-partikel ionosfer yang menyimpan partikel dari matahari ini, menghasilkan cahaya-cahaya berwarna, seperti hijau, biru, merah muda, dan ungu.

Itulah yang disebut dengan aurora.

Jenis aurora

Atmosfer di sekitar garis khatulistiwa atau ekuator tidak mengandung medan magnet.

Jadi fenomena ini hanya terjadi di daerah Kutub Utara dan Kutub Selatan.

Dilansir dari Encyclopaedia Britannica (2015), aurora yang berada di kutub selatan disebut dengan sebagai Aurora Australis atau cahaya selatan.

Biasanya aurora berwarna hijau, kadang berwarna kemerahan seperti cahaya mahari terbit.

Ini bisa dilihat di negara bagian selatan Bumi, seperti Antartika, Amerika Selatan, Australia, hingga New Zealand.

Untuk di kutub utara dikenal dengan Aurora Borealis atau cahaya utara.

Nama Borealis berasal dari bahasa Yunani boreas yang artinya angin utara.

Kedua jenis Aurora ini hampir tidak ada bedanya.

Perbedaannya hanya terletak pada tempat terjadinya fenomena alam ini.

Tempat-tempat populer untuk menyaksikan aurora ada di belahan bumi utara, seperti Norwegia, Finlandia, Skotlandia, Swedia, Islandia, dan Inggris bagian utara.

Aurora Selatan/Australis di Langit Queenstown, Selandia Baru.
Aurora Selatan/Australis di Langit Queenstown, Selandia Baru. (Shutterstock)

Karena memang Aurora di sana terkesan lebih terkenal.

Ini dipengaruhi banyak daratan di belahan bumi utara yang mana aurora bisa disaksikan.

Untuk tempat menyaksikan aurora di belahan bumi selatan ada di Pulau Stewart di ujung Selandia Baru.

Pulau yang berpenduduk sedikit ini minim polusi cahaya sehingga aurora tampak lebih jelas.

Lalu di di Selandia Baru, Kepulauan Falkland yang terletak sekitar 643 kilometer lepas pantai timur Argentina.

Fenomena Aurora ini tidak bisa dilihat di Indonesia. Karena Indonesia terletak di garis khatulistiwa.

Berburu Keindahan Aurora, Ini Tips Melihat dan Memotret Aurora

Badai geomagnetik matahari yang menghantam bumi memberikan anugerah pada para pengamat langit yang tinggal di lintang tinggi dan tengah pada kedua belahan Bumi.

Pada waktu-waktu tertentu, aurora yang sangat cerah dan memukau menghiasi langit di kawasan kutub bumi.

Aurora merupakan sebuah fenomena alam yang berlangsung kawasan kutub Bumi.

Aurora terjadi akibat medan magnet bumi yang berinteraksi dengan partikel bermuatan dari matahari.

Di Kutub Utara, sang aurora disebut Aurora Borealis.

Sedangkan Aurora Australis dikenal di Kutub Selatan.

Sayangnya, kita yang tinggal di sekitar garis khatulistiwa memang tak mungkin menyaksikan aurora secara langsung dari halaman rumah.

Namun perjalanan jauh ke negara-negara di sekitar kutub Bumi sangat layak dilakukan demi menyaksikan keindahan fenomena langit yang luar biasa tersebut.

Jika suatu saat Anda berkesempatan untuk menyaksikan keindahan aurora atau mengabadikannya menggunakan kamera, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain:

Aurora Selatan/Australis Dilihat dari Cloudy Bay, Tasmania.
Aurora Selatan/Australis Dilihat dari Cloudy Bay, Tasmania. (Shutterstock)

Tempat terbaik

Tempat terbaik untuk menyaksikan aurora adalah lokasi gelap yang jauh dari cahaya lampu perkotaan.

Namun dalam kesempatan langka, pertunjukan aurora yang intens bahkan cukup terang untuk bisa dinikmati dari halaman belakang rumah yang berada di pinggiran kota, atau bahkan dari jendela kamar yang lampunya dipadamkan.

Perlu diingat, saat mengamati langit, matikan semua lampu dan latih mata Anda setidaknya selama 20 menit untuk beradapatasi dengan kegelapan.

Waktu terbaik

Pemburu aurora bisa mendapatkan pemandangan terbaik dimulai sekitar pertengahan malam dan berlanjut hingga larut malam.

Secara umum, aurora akan menampilkan pertunjukan terbaiknya sekitar tengah malam waktu setempat.

Tetapi jika aurora yang intens seperti saat ini, kemunculan pertamanya mungkin akan mulai segera setelah malam tiba.

Perhatikan cahaya kehijauan yang merayap ke langit dari cakrawala, karena seperti itulah sebagian fenomena aurora bermula.

Jika memang merupakan aurora yang intens, maka sebagian besar wilayah langit akan dihiasi oleh warna oranye, jambon, dan ungu yang menari-nari.

Cara memotret aurora

Untuk mengabadikan cahaya langit yang menakjubkan ini, Anda membutuhkan peralatan yang tepat.

Sepasang mata untuk membingkai calon foto Anda, dan kesabaran.

Idealnya, Anda harus menggunakan kamera DSLR dengan lensa lebar (55 milimeter atau kurang), untuk menangkap seluas mungkin panorama langit dan lanskap.

Memasang kamera pada tripod adalah suatu keharusan.

Karena Anda membutuhkan platform yang stabil untuk mengambil foto dengan long-exposure.

Kamera harus berada dalam kondisi pengaturan manual.

Sehingga Anda dapat mengatur tingkat exposure pada angka 20 hingga 30 detik.

Naikkan sensitivitas sensor kamera hingga 400 ISO atau lebih tinggi.

Aurora Borealis di negara Finlandia
Aurora Borealis di negara Finlandia (ThinkStock)

Long-exposure dan ISO tinggi memungkinkan Anda untuk merekam detil-detil tersembunyi dan bahkan warna-warna yang tak terlihat oleh mata telanjang.

Alat pengatur kecepatan rana otomatis juga dibutuhkan agar Anda bisa memotret tanpa menyebabkan guncangan pada kamera.

Ingatlah untuk selalu bersabar.

Karena aurora bisa muncul di mana saja dan butuh waktu beberapa menit hingga berjam-jam penantian sebelum akhirnya muncul.

Selain itu, Anda juga tak akan pernah tahu kapan cahaya langit warna-warni itu akan menunjukkan dirinya.

Terakhir, jangan takut untuk bereksperimen dengan pengaturan kamera.

Ingat, beberapa foto aurora paling indah memasukkan berbagai objek pada latar depan, seperti rumah-rumah, pohon, dan pegunungan.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : "Berburu Keindahan Aurora, Ini Tips Melihat dan Memotret Aurora", "Apa itu Fenomena Aurora?"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved