Dereta Aksi Kontroversial Bupati Sri Mulyani, Mulai dari Bagi-bagi NMAX & Hand Sanitizer Bergambar
Bupati Klaten, Jawa Tengah tidak lepas dari kebijakan kontroversial sehingga pernah ditegur Gubernur Jawa Tengah Ganjar
TRI BUN-MEDAN.com-Bupati Klaten, Jawa Tengah tidak lepas dari kebijakan kontroversial sehingga pernah ditegur Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Adapun kebijakan yang jadi sorotan publik di antaranya bagi-bagi NMAX, kini hand sanitizer berstiker foto dirinya.
Nama Bupati Klaten, Sri Mulyani mendadak jadi trending topic di Twitter, Senin (27/4/2020).
Dengan tagar #BupatiKlatenMemalukan, Sri Mulyani disorot gara-gara bantuan hand sanitizer.
Pasalnya, hand sanitizer yang merupakan bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) itu ditempeli dengan foto dirinya.
Warganet menganggap Sri Mulyani memanfaatkan bantuan itu sebagai ajang mempromosikan dirinya alias kampanye
Sebenarnya, ini bukan kali pertama Sri Mulyani melakukan sejumlah hal yang banjir kritikan.
Saat pembagian NMAX bagi lurah dan kepala desa, beberapa waktu lalu, orang nomor satu di Klaten itu juga kena sindiran.
Termasuk saat pembagian masker untuk mencegah penyebaran corona, Sri Mulyani juga dikritik karena tidak menerapkan social distancing/physical distancing.
Berikut sederet rekam jejak dan aksi kontroversial Bupati Klaten, Sri Mulyani sebagaimana dirangkum Tribunnews.com:
1. Dinasti politik
Sudah bukan rahasia umum lagi, pemerintahan di Kabupaten Klaten kental dengan aroma dinasti politik.
Selama 20 tahun atau empat periode, Klaten dipimpin oleh orang-orang yang masih satu keluarga alias suami istri.
Pada periode 2000-2005, Klaten dipimpin oleh pasangan Haryanto Wibowo-Wisnu Hardono.
Kemudian periode 2005-2010, Sunarna maju sebagai Bupati Klaten bersama Samiadji.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bupati-klaten-hj-sri-mulyani-sambang-warga.jpg)