Covid-19 Renggut Nyawa Suami, Istri Membaca Pesan Terakhir yang Menyentuh Kalbu, Ini Isi Lengkapnya
Pastikan kamu menjalani hidup dengan kebahagiaan dan gairah yang sama yang membuat aku jatuh cinta dengan kamu.
Aku sangat beruntung. Jangan ragu dan jika kau bertemu seseorang, jika mereka mencintaimu dan anak-anak, itu mencintaimu untukmu. Selalu bahagia apa pun yang terjadi, " katanya.
Katie yang terpana membaca pesan terakhir yakin Jon menuliskan pesan ini beberapa minggu lalu sebelum dia diintubasi.
"Meskipun dia berjuang untuk hidupnya selama sebulan terakhir, aku tahu sampai detik terakhir dia ingin memastikan anak-anak dan aku baik-baik saja," katanya.
"Dia tahu dia harus mengatakan sesuatu kepadaku karena aku belum bisa berbicara dengannya begitu lama."
Jonathan dinyatakan positif Covid-19 26 Maret hingga meninggal 22 April.
Dari 28 hari yang dihabiskannya di rumah sakit, Jonathan menggunakan ventilator selama 20 hari.
Sebelum terinfeksi Covid-19, Jon sudah sangat hati-hati sekali, khawatir kedua buah hatinya tertular.
"Suamiku mengenakan sarung tangan, masker, dia mencuci tangannya," kata Katie.
"Dia sangat waspada karena dia sangat takut dengan apa yang akan terjadi pada putranya jika dia terinfeksi."
24 Maret, Jon tahu telah melakukan kontak dengan seseorang yang dites positif terkena virus.
Jon tidak merasa sangat sakit - hanya kelelahan, migrain, dan tidak memiliki indera penciuman.
Setelah menjalani tes Jon dinyatakan positif Covid-19, lalu mengkarantina dirinya di bagian terpisah dari rumah.
Jon dan Katie bertemu saat mahasiswa di Western Connecticut State University.
Mereka mulai sebagai teman dekat, kemudian pacaran, dan akhirnya, pada 2013, menjadi suami dan istri.
Bersama-sama, mereka memiliki dua anak: Braedyn, 2,5 tahun dan Penelope, 10 bulan.
Katie dan Jon lama mendapatkan momongan.
Katie mengalami dua keguguran dan akhirnya menjalani program bayi tabung IVF.
Braedyn dilahirkan dengan masalah neurologis yang parah dan awalnya diprediksi hanya bertahan enam minggu.
Ajaibnya, dia selamat.
Katie sekarang merawatnya penuh waktu. (*)
Covid-19 Renggut Nyawa Suami, Istri Membaca Pesan Terakhir yang Menyentuh Kalbu, Ini Isi Lengkapnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pesan-terakhir-pasien-covid-19-pada-istri2.jpg)