Viral Medsos

Ini Kata Camat Video Warga Minta Jatah Sembako di Jakarta, Dianiaya Istri Ketua RT hingga Saksi Mata

Camat setempat di lokasi kejadian dugaan penganiayaan itu pun sudah memberikan keterangan resminya. Begitu juga saksi mata di lokasi kejadian.

Facebook/Rafa
Nur, seorang warga di Jakarta Utara menderita luka lebam di wajah akibat penganiayaan yang dilakukan keluarga ketua RT di tempat ia tinggal hanya gara-gara meminta sembako. 

TRI BUN-MEDAN.com - Penjelasan camat dan saksi mata atas viralnya video warga menanyakan sembako pemerintah.

Dalam video itu, seorang wanita terlihat diduga dianiya hingga babak belur.

Awalnya bermula, ketika wanita yang diketahui bernama Nur meminta jatah bantuan sembako dari pemerintah di tengah wabah corona atau Covid-19.

Camat setempat di lokasi kejadian dugaan penganiayaan itu pun sudah memberikan keterangan resminya.

Begitu juga saksi mata di lokasi kejadian.

Nur merasa dirinya tercatat sebagai penerima bantuan sembako.

Link Live Streaming Konser Amal Rhoma Irama di Kompas TV Sabtu Malam: Perjuangan dan Doa

Namun sembako yang diharapkan tak urung juga diterima.

Nur pun mendatangi kediaman Ketua RT untuk meminta haknya.

Namun, Ibu RT merasa Nur tidak layak mendapat bantuan karena tidak berdomisili di daerah itu.

Karena alasan itu, Nur pun pergi menemui Ketua RW untuk mendapatkan kejelasan.

Rupanya, Ibu RT merasa geram karena Nur melaporkannya kepada Ketua RW setempat.

Artis yang Pernah Berhubungan Intim sama Ariel NOAH Ini Merasa Bahagia Melajang di Usia 36 Tahun

"Ngapain nanya Pak RW? Pak RW tidak berhak, yang berhak di wilayah ini saya.

Bertahun-tahun nggak berdomisili di sini, giliran dengar dapat sembako datang kesini, kamu pernah bayar iuran nggak ke saya?" ujar Ibu RT dalam video yang tersebar di jagat maya.

Bahkan keluarga RT pun sampai mengusir Nur dengan mengancam membuatkannya surat pindah.

Setelah itu, keributan masih terjadi sampai-sampai keluarga RT tersebut menganiaya Nur.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved