INI SEJARAH KELAM CHINA, Diserbu Pandemi yang Mirip Corona, 63.000 Nyawa Melayang, Begini Ceritanya

Kala itu, 63.000 nyawa melayang sehingga membuat negeri tirai bambu itu amburadul.

China Media Group
Foto seorang dokter di Wuchang yang berbaring dengan pakaian pelindung yang lengkap di kamar penuh dengan kasur kosong beredar di media sosial. (China Media Group) 

Awalnya banyak yang tidak menyadarinya sampai sekelompok dokter Rusia di Manchuria, datang untuk melakukan penelitian.

Gejalanya mengkhawatirkan, ketika menginfeksi, pasien akan mengalami demam tinggi dan batuk darah, kemudian mereka meninggal.

Di Manchuria, orang mati banyak tergeletak di jalanan, kereta barang diubah menjadi ruang isolasi.

Dengan cara yang sama dengan Covid-19, kereta pada saat itu menjadi sarana penyebaran ketika orang dari Machuria pergi ke Harbin.

Wabah itu juga disertai pneumonia yang menyebar ke kota-kota dengan jalur kereta api utama seperti Beijing, Tianjing kemudian Wuhan.

Bahkan Shanghai yang jaraknya 3.000 km juga memiliki wabah pes.

Di daerah kumuh Harbin penyakit ini menyebar dengan cepat, setidaknya 5.272 kematian pada 8 Januari 1910, kemudian terus meningkat.

Pria yang ditangkap karena menderita penyakit Pes.
Eva.vn
Pria yang ditangkap karena menderita penyakit Pes.

Tingkat kematian penyakit ini pada saat itu 100%, menyebabkan pemakaman dilarang, sehingga mereka yang mati harus dikremasi secara massal.

Di Harbin, Dr Wu Lien-teh menemukan penyakit ini sebagai wabah pneumonia mendorong orang-orang memakai masker, untuk mencegah infeksi.

Pada awal 1911, China memobilisasi dokter dari seluruh negeri untuk berkumpul di Harbin, dalam upaya pencegahan penyakit ini.

Kemudian, langkah-langkah seperti membangun area karantina, blokade, masker, dilakukan dengan efektif bisa menekan penyebaran. 

Setiap penginapan yang sudah terinfeksi juga langsung dibakar.

Meski demikian, wabah itu masih menyebar namun sedikit bisa dikendalikan pada Januasi 1911.

Pada akhir Januari Dr. Wu mengumumkan di Harbin, penyakit ini berhasil dikendalikan setelah serangkaian pasien yang meninggal dikremasi.

Artikel ini sudah tayang di Intisari.Grid.ID dengan judul Lebih Parah dari Virus Corona, China Ternyata Pernah Diserang Pandemi Mematikan yang Menewaskan 60.000 Penduduknya, Kisahnya Nyaris Sama dengan Covid-19 Apakah Kebetulan?

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved