Seorang Ayah Bikin Dinding Panjat di Rumah Untuk Hibur Anak di Masa Isolasi

Berdiam diri dalam waktu lama di rumah juga menimbulkan kebosanan bagi sebagian orang, termasuk anak-anak.

Tangkap layar via metro.co.uk
Eddie mencoba dinding panjat yang dibuat oleh ayahnya di rumah. 

Seorang Ayah Bikin Dinding Panjat di Rumah Untuk Hibur Anak di Masa Isolasi

TRIBUN-MEDAN.com - Masa pembatasan sosisal (social distancing) karena pandemi virus corona membuat semua orang tidak bisa beraktivitas normal seperti sebelumnya, terutama aktivitas di luar rumah.

Berdiam diri dalam waktu lama di rumah juga menimbulkan kebosanan bagi sebagian orang, termasuk anak-anak.

Kreativitas orangtua pun diperlukan untuk menciptakan sarana hiburan yang menyenangkan bagi anak.

Ide dari David Oswell (39), warga Northumberland, Inggris, berikut, mungkin bisa menjadi inspirasi.

Di tengah masa penguncian ( lockdown) di Inggris, David berusaha menyediakan suasana menyenangkan di rumah agar anak-anak tidak bosan.

Demi menghibur kedua anaknya, George (13) dan Eddie (11), ia membuat area panjat dinding di rumahnya.

Tentu saja, panjat dinding ini juga dilengkapi tali pengaman layaknya arena panjat dinding yang selama ini kita kenal.

"Putra bungsuku, Eddie, sangat suka memanjat dan kakaknya juga menikmatinya. 

"Maka aku mengoleksi material yang diperlukan selama beberapa waktu untuk membangunnya," kata David, seperti dilansir Metro.co.uk.

Material banyak didapatkannya dari barang rekondisi yang disulapnya menjadi kreasi baru.

Ini dilakukan agar dana yang dikeluarkannya juga tidak terlalu besar. David membeli hampir semua bahan keperluannya secara online melalui Facebook dan Ebay.

Arena panjat dinding dibuatnya di tangga rumahnya. Ia menambahkan papan dengan lubang lubang yang dibor untuk batu panjat, kemudian papan tersebut ditempatkannya di dinding rumah.

Akhirnya, batu panjatan yang berwarna-warni terlihat menghiasi dinding rumah yang berwarna putih.

Proses pembuatan dinding panjat itu menghabiskan waktu total lima hari, termasuk proses mengecat dan menunggunya kering.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved