Virus Corona

Rekan Satu Ruangan Kena Covid-19, Puluhan Pekerja Asing di Singapura Dikurung di Kamar Berhari-hari

Manajer asrama di Singapura, yang mengurung 20 pekerja asing di kamar mereka setelah seorang rekannya dinyatakan positif Covid-19.

Editor: Tariden Turnip
facebook
Rekan Satu Ruangan Kena Covid-19, Puluhan Pekerja Asing di Singapura Dikurung di Kamar Berhari-hari. Puluhan pekerja asing di Singapura dikurung dalam kamar mereka 

Pekerja asing menjadi penyumbang terbesar kasus Covid-19 di Singapura.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Singapura mengkonfirmasi 1.016 kasus Covid-19 baru hingga Rabu (22/4/2020).

Dengan tambahan kasus baru ini, Singapura menjadi negara ASEAN yang pertama kasus Covid-19-nya menembus 10.000 kasus.

Dari tambahan 1.016 kasus Covid-19, 15 adalah warga Singapura dan penduduk tetap, sisanya pekerja asing yang tinggal di asrama.

Ini membuat jumlah total kasus virus corona di Singapura menjadi 10.141.

Akibatnya, warga Singapura mempunyai persepsi salah terhadap pekerja asing.

Seperti yang dilakukan manajer asrama di Singapura, yang mengurung 20 pekerja asing di kamar mereka setelah seorang rekannya dinyatakan positif Covid-19.

Sang manajer berdalih "tidak punya pilihan" untuk melindungi keselamatan 800 pekerja lain yang tinggal di sana.

Manajer Asrama Joylicious, 35, yang ingin dikenal hanya sebagai Tuan Thng, mengatakan: “Kami tidak punya pilihan selain bermain aman.

Saya memiliki 800 pekerja lain yang diurus dan mereka memiliki 800 keluarga yang mereka tanggung. [Kami tidak bisa membiarkan] satu domba hitam menyebabkan semua ini [lepas kendali]. "

Melansir South China Morning Post, Pegiat hak-hak pekerja migran Transient Workers Count Too (TWC2) di halaman Facebook-nya, Selasa (21/4/2020), mengatakan pekerja migran itu telah dikurung sejak 17 April.

Tetapi Mr Thng mengatakan mereka sebenarnya dikurung dalam ruangan selama "kurang dari 24 jam", 20 pekerja, bukan 21 pekerja seperti yang diklaim TWC2.

Manajemen asrama berdalih mengurung pekerja asing, karena membutuhkan waktu untuk menyiapkan kamar baru di lantai lain dengan toilet terpasang.

Dalam posting berikutnya pada hari Selasa, TWC2 mengatakan para pria itu berada di ruangan yang lebih besar, satu lantai di bawah, dengan toilet yang terpasang, tetapi ruangan itu masih terkunci.

Kelompok itu memberikan foto yang dimaksudkan untuk menunjukkan kait yang mengunci pintu kamar baru.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved