Fakta Mengejutkan Kelelawar Biang Kerok Covid-19, Pengisap Darah hingga Bisa Berumur 41 Tahun
WHO mengatakan pada Selasa (21/4/2020) semua bukti yang ada menunjukkan bahwa virus corona baru berasal dari kelelawar di China akhir tahun lalu.
Juga yang belakangan patut dicatat, pemerintah di Beijing melakukan pembatasan ketat pemberitaan tentang asal-usul virus corona.
Bahkan kedutaan besar Cina di London bereaksi berang, menanggapi artikel Daily Mail, dan menuduhnya “tidak berdasar.”
“Penelitian asal mula virus Covid-19 saat ini masih berjalan,” demikan kedutaan dalam pernyataan resmi.
Lepas dari ini fakta soal kelelawar yang dirangkum dari dw indonesia:
Satu-satunya Mamalia Terbang
Habitatnya terbentang dari semak-semak di Australia hingga pantai Pasifik Meksiko.
Bergantung di pohon, bertengger tinggi di pegunungan, bersembunyi di gua, celah-celah batu, dan atap rumah - kelelawar adalah mamalia yang paling banyak tersebar di planet Bumi.
Makhluk nokturnal ini adalah mamalia yang paling umum kedua setelah tikus, dan satu-satunya yang bisa terbang
Marshmallow penghuni daun
Dengan aman meringkuk di lipatan tanaman heliconia, kelelawar putih Honduras ini hati-hati memotong urat daun untuk membuat rumah seperti tenda.
Ini adalah satu dari lima jenis kelelawar putih dari 1.400 spesies kelelawar, panjangnya hanya 4-5 sentimeter.
Hewan ini dijuluki "gumpalan marshmallow" dari keluarga kelelawar.
Kelelawar-kelelawar kecil ini memakan buah-buahan.
Kelelawar penghisap darah
Meskipun mamalia ini dianggap makhluk jahat di beberapa belahan dunia, hanya tiga spesies kelelawar yang benar-benar minum darah.
Sapi dan kuda adalah mangsa umum kelelawar vampir ini.
Tetapi hewan ini juga dikenal suka menyedot darah manusia, dan dapat menyebabkan infeksi serta penyakit.
Buta seperti kelelawar?
Sebagian besar kelelawar memiliki penglihatan yang sangat buruk dan mengandalkan sonar untuk menemukan makanan dalam gelap.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kelelawar-bisa-berumur-41-tahun.jpg)