Ketua RT Potong Dana Bansos terkait Covid-19, Ngaku Pusing, Wali Kota Investigasi
Pemotongan dana bansos dilakukan oleh ketua RT, alasan pemotongan dana yang diperuntukkan bagi warga tersebut, gak disangka.
"Dengan Bismillah, PSBB kita mulai dengan ketentuan-ketentuan yang sudah kita sosialisasi kepada seluruh masyarakat Kota Depok," tutur Idris di Balai Kota Depok, Pancoran Mas, Selasa (14/4/2020).
Dalam kesempatan itu, Idris meminta seluruh masyarakat Kota Depok tetap berdiam di rumah.
• Tangan Kanan Nagita Slavina Bongkar soal Uang, Perusahaan Raffi Ahmad dan Penghasilannya
• Ungkapkan Kesedihan saat Betrand Diolok dan Dijadikan Meme, Sarwendah: Kami juga Sama Sepeti Kalian
Kalaupun harus keluar rumah, hanya untuk urusan yang sangat penting dan tetap menjaga diri dari penularan dan penyebaran Covid-19.
"Kita harus menjaga jarak fisik dan jarak sosial, tidak diperkenankan kumpul-kumpul di fasilitas umum lebih dari 5 orang dan juga pembatasan-pembatasan yang lain," paparnya.
Dengan pemberlakuan PSBB pada 15-28 April, Idris berharap hal tersebut bisa berjalan efektif dengan pemantauan dan pengawasan yang dilakukan oleh Kampung Siaga Covid-19 yang berbasis RW se-Kota Depok.
"Tentunya dengan bantuan-bantuan dari seluruh teman-teman Forkopimda."
"Sekali lagi kami harapkan agar PSBB di Kota Depok ini berjalan secara efektif, sehingga kita bisa menyelesaikan persoalan bencana Covid-19 ini dengan benar dan baik," tuturnya.
Sementara, bagi mereka yang melanggar aturan PSBB akan diberikan sanksi.
"Sanksi untuk PSBB nanti melihat bentuk pelanggarannya seperti apa," kata Idris.
(*)
• Kumpulan Ucapan Selamat Hari Kartini yang Cocok Dibagikan di Instagram, Facebook dan Twitter
• Terciduk Seorang Suami Bawa Selingkuhan yang Sudah Bersuami ke Dalam Kamar Kos-kosan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pemotongan-dana-bansos-dilakukan-oleh-ketua-rt.jpg)