Niat Hati Ingin Bercinta dengan PSK, Malah Didatangi Pria Berbadan Tegap, Nafsunya Berubah Jadi Azab

Bukannya sosok cewek cantik yang datang, ia malah didatangi dua pria berbadan tegap dan menjadi korban begal.

Ilustrasi praktik prostitusi.
Ilustrasi praktik prostitusi. 

TRI BUN-MEDAN.com - Niat hati ingin bercinta dengan wanita panggilan, malah nasib apes yang dialami lelaki hidung belang ini.

Ia justru keluyuran ingin segera melampiaskan syahwatnya, padahal kondisi Kota Pekanbaru sedang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), pria ini justru bernasib sial.

Akibat pikiran mesumnya, pria ini auto kena azab.

Bukannya sosok cewek cantik yang datang, ia malah didatangi dua pria berbadan tegap dan menjadi korban begal.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya melalui Kasat Reskrim Kompol Awaluddin Syam menjelaskan, kronologi lengkapnya.

Sederet Manfaat Madu untuk Kesehatan, Perkuat Daya Tahan Tubuh Hingga Cegah Penyakit Jantung

Kasus Prostitusi Online yang pernah ditangani kepolisian
Kasus Prostitusi Online yang pernah ditangani kepolisian (tribun/ilustrasi)

Pesan PSK via Medsos

Korban awalnya memesan PSK panggilan lewat salah satu aplikasi media sosial (medsos).

Singkat cerita, korban dan wanita itu pun membuat janji untuk bertemu di pinggir Jalan Jenderal Sudirman.

"Setelah lama menunggu, orang yang ditunggu korban tidak kunjung datang. Namun yang datang seorang pria," jelas Awal, Senin sore.

Ternyata pelaku lah yang melakukan komunikasi dengan korban dengan menyamar sebagai cewek panggilan.

590 Pasien Covid-19 Indonesia Meninggal, Berikut Persebarannya di 29 Provinsi

PESAN Cewek Panggilan Lewat Medsos Saat PSBB di Pekanbaru, Pria Ini Didatangi Dua Perampok Menyamar
PESAN Cewek Panggilan Lewat Medsos Saat PSBB di Pekanbaru, Pria Ini Didatangi Dua Perampok Menyamar (Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda)

Pelaku menyamar sebagai aparat

Korban yang saat itu masih menunggu cewek pesanannya langsung digertak pelaku.

"Sedang apa kamu di sini, kamu melakukan suatu perbuatan tindak pidana ya," ujar Kasat Reskrim Kompol Awaluddin Syam menirukan pelaku.

Tidak lama kemudian, datang pelaku lainnya mendekati korban.

Bak aparat yang tengah menyergap penjahat, pelaku pun langsung menodongkan pistol mainan untuk pemantik api.

Korban yang ketakutan lantas disuruh masuk ke mobilnya dan dibawa kedua pelaku menggunakan mobil morban.

"Korban dibawa ke ATM di Jalan Arifin Achmad. Di sana pelaku meminta kartu ATM beserta PIN dan tabungan senilai Rp500 ribu pun ludes dikuras," papar Awal.

Tak Ada Uang untuk Foya-foya, Lima Sekawan Nekat Jarah Bengkel Alat Berat

Ilustrasi wanita pekerja seks komersial (PSK) sedang mencari pria hidung belang.
Ilustrasi wanita pekerja seks komersial (PSK) sedang mencari pria hidung belang. (Tribunnews/Agency France Presse)

Mobil korban dibawa kabur pelaku

Usai pelaku menguras uang di ATM, korban kembali dibawa berkeliling di kawasan Kota Pekanbaru.

Sampai akhirnya korban diturunkan paksa di jalanan dan mobil korban dibawa kabur pelaku.

Beruntung saat itu ada yang menyelamatkan korban.

"Saat itu ada yang sedang bersih-bersih jalan di pagi hari, melihat korban dibuang. Sementara kedua pelaku pergi," terang Awal.

Tak butuh waktu lama, dua orang pria pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) pun berhasil ditangkap.

Mereka tak berkutik saat diciduk pada Senin siang. Mereka masing-masing berinisial JJ dan PP.

Keduanya pun terpaksa ditembak oleh polisi karena melakukan perlawanan saat ditangkap.

"Di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), kita tidak main-main di situasi seperti ini. Apabila ada tindakan tindak pidana, kita tidak segan-segan menindak tegas para pelakunya," tegas Kompol Awal.

Angka KDRT di Berbagai Negara Meningkat, Akibat dari Dampak Pandemi Covid-19

5 Kali Kawin Cerai, Raja Minyak ini Gelar Audisi Cari Istri Ideal dan Minta Anak-anaknya Jadi Juri

Ilustrasi-Pekerja Seks Komersial (PSK).
Ilustrasi-Pekerja Seks Komersial (PSK). (Kompas.com)

Ternyata resedivis

Diungkapkan Awal, kedua pelaku merupakan residivis atas kasus yang sama.

Mereka memang spesialis kasus Curas.

Disebutkan Awal, penangkapan terhadap dua pelaku ini, berawal dari laporan korban.

"Tadi malam ada informasi seseorang jadi korban pencurian dengan kekerasan (Curas) atau perampokan. Baru melapor pukul 07.00 WIB," tuturnya.

Lebih jauh katanya, berdasarkan informasi yang didapat, tim langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka.

Mahar Pernikahan Mantan Baim Wong Disorot, Duduk di Pelaminan saat Corona, Rekan Artis Hadir Virtual

Ilustrasi. (AP PHOTO / DITA ALANGKARA)
Ilustrasi. (AP PHOTO / DITA ALANGKARA) (AP PHOTO / DITA ALANGKARA)

Sembunyi di Hotel

Mereka diketahui sedang berada di salah satu hotel di Jalan Nangka, Pekanbaru.

"Kita amankan 2 tersangka, sekitar pukul 14.00 WIB," terangnya.

Kedua tersangka pun langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk mendapatkan penanganan medis.

Selain kedua tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti.

Diantaranya mobil, handphone, kartu ATM, dan lain-lain.

"Untuk BB (barang bukti,red) masih dikembangkan. Mobil milik korban sudah diamankan, handphone sudah diamankan, dan kartu atm," tutupnya.

(*)

Artikel ini sudah tayang di Tribun Pekanbaru dengan judul : Booking Cewek Via Medsos di Tengah Wabah Corona, Pria Hidung Belang di Pekanbaru ini Auto Kena Azab

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved