Harga Minyak Dunia Jeblok Lagi, tapi Harga BBM Pertamina Belum Turun, ternyata Ini Biang Keroknya
Berdasarkan perhitungan yang ada, Rudi mengungkapkan Pertamina dapat menerapkan harga baru pada rentang Rp 5.500 hingga RP 6.000 per liter.
Dengan skenario A dimana pengambilan parameter dilakukan dua bulan sebelumnya maka diperoleh hitungan sebesar Rp 8.800.
Namun bila dihitung dengan Skenario B (parameter sebulan lalu), maka harganya hanya cukup Rp 7.100 saja, malah bila menggunakan Skenario C (parameter seminggu lalu), maka harganya hanya Rp 5.650.
"Apalagi bila masih menggunakan dasar perhitungan dari ICP seperti pada Permen 2014 dan Permen 2018, hasil dari hitungan Skenario A, B, dan C, berturut-turut adalah Rp 7.200, Rp 6.000, dan Rp 4.600," terang Rudi.
Rudi melanjutkan, regulasi yang ada menjadi penyebab penyesuaian harga masih belum dapat terjadi.
"Masih dibutuhkan kesabaran sampai awal bulan Mei agar BBM murah mulai bisa dinikmati Rp 7.000 dan awal bulan Juni Rp 5.500, semoga," tandas Rudi.
Sebelumnya anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade mempertanyakan alasan Pertamina belum mau menurunkan harga BBM kendati harga minyak mentah telah menyentuh angka di bawah US$ 30 per barel dalam beberapa waktu terakhir.
"Kan hanya 3 bulan, masa Pertamina nggak mau rugi sedikit?
Kalau kurang tinggal minta sama pemerintah, karena semua rakyat sekarang berteriak," ujar Andre dalam RDP Virtual dengan Komisi VI DPR RI, Kamis (16/4/2020).
Namun manajemen PT Pertamina memastikan belum akan menurunkan harga BBM dalam waktu dekat.
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menuturkan wewenang penurunan harga ada pada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
Untuk itu, pihaknya hanya bisa melakukan sejumlah upaya seperti pemberian diskon harga BBM.
"Penetapan harga BBM ini very regulated.
Kami setiap bulan mengikuti formula yang ditetapkan Kementerian ESDM, ketetapannya ada di pemerintah.
Hari ini memang belum penurunan, namun secara korporasi kami berikan diskon.
Kami melakukan langkah yang secara korporasi boleh dilakukan," ujar Nicke. (kontan)
Artikel ini dikompilasi dari kontan berjudul: Ini alasan Pertamina belum turunkan harga bahan bakar minyak (BBM), Mantan Kepala SKK Migas menilai harga BBM belum turun akibat regulasi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-kilang-minyak-tribun-medan_20160428_084653.jpg)