Trump Pusing 7 Keliling, Masker Pesanannya dari Perusahaan Bangkrut Lebih Mahal, Dikontrak Rp 849 M
Presiden Donald Trump pusing 7 keliling saat tahu masker N95 yang dipesannya pada perusahaan bangkrut dan tak berpengalaman, ternyata harganya mahal.
Punelli juga menambahkan bahwa perusahaan tersebut terdaftar sebagai LLC di Delaware.
The Post melaporkan bahwa Badan Manajemen Darurat Federal membayar Panthera sekitar $ 5,50 (sekitar Rp85.000) per masker.
Harga itu jelas lebih dari harga yang dibayar pemerintah pada perusahaan yang memiliki latar belakang dalam memproduksi pasokan medis seperti 3M, yang biayanya hanya sekitar $ 0,63 (sekitar Rp9.700)per masker.
• Pasien Ini Tularkan Covid-19 Kepada Keluarganya Sepulang dari Ijtima Ulama Gowa
Chuck Hagel, mantan menteri pertahanan, mengatakan kepada The Post bahwa ada sesuatu yang "salah" tentang perintah ini.
"Ini bukan cara pemerintah mengadakan pelatihan atau jenis pasokan apa pun," katanya. "Anda tidak akan melakukan bisnis dengan orang (perusahaan) seperti itu."
Perwakilan FEMA mengatakan kepada Insider bahwa tidak ada dalam pemeriksaan latar belakang standar yang dilakukan berkaitan dengan kontrak pemerintah yang mengindikasikan Panthera "tidak bertanggung jawab."
“Seperti halnya kontrak lainnya, FEMA terikat oleh hukum untuk mengikuti persyaratan dan proses Akuisisi Federal. Sesuai dengan persyaratan dan proses Akuisisi Federal ini, Petugas Kontraktor melakukan penentuan tanggung jawab kontraktor. Sistem Informasi Kinerja dan Integritas Federal Awardee (FAPIIS) diperiksa dan Panthera memenuhi persyaratan yang diperlukan. Perusahaan itu tidak muncul dalam Sistem Daftar Pihak yang Dikecualikan (EPLS)," kata FEMA.
FEMA juga menambahkan bahwa peninjauan tidak menemukan Panthera menunjukkan "tunggakan pajak federal (lebih dari $ 3.500 - sekitar Rp54 juta) dalam tiga tahun terakhir."
• Berkeliaran saat Covid-19 Mengganas, Dokter di Medan Unggah Foto Kerusakan Paru-paru Korban Covid-19
“FEMA tidak menandatangani kontrak kecuali ada alasan untuk percaya bahwa mereka akan berhasil dieksekusi. Tinjauan yang disyaratkan mengarahkan kami untuk menyimpulkan bahwa Panthera akan dapat memenuhi kontrak mereka,” kata perwakilan tersebut. "Seperti halnya kontrak apa pun jika perusahaan tidak dapat mengirim atau mengirimkan produk di bawah standar, agensi dapat menggunakan cara hukum terhadap perusahaan."
Perwakilan itu mengatakan bahwa peralatan yang dipesan belum tiba tetapi Panthera telah memberikan konfirmasi tertulis bahwa masker-masker itu berada dalam tahap pengiriman. Pengiriman dijadwalkan 23 April.
(*)
Artikel ini sudah tayang di Intisari dengan judul : Tak Habis Pikir, Trump Pesan Masker Medis N95 pada Perusahaan Bangkrut dan Tak Berpengalaman dengan Harga yang Berkali Lipat Lebih Mahal dari Perusahaan Resmi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/donald-trump-tribunmer34_20160715_120030.jpg)