Berkeliaran saat Covid-19 Mengganas, Dokter di Medan Unggah Foto Kerusakan Paru-paru Korban Covid-19
Seorang dokter di Medan kesal melihat warga yang cuek dan tetap melalak (keluar rumah) di saat virus corona (Covid-19) mengganas.
Seorang dokter di Medan kesal melihat warga yang cuek dan tetap melalak (keluar rumah) di saat virus corona (Covid-19) mengganas.
Apalagi saat ini sudah kecamatan di Medan dinyatakan zona Kuning atau Merah Covid-19.
Untuk menyadarkan warga dokter spesialis paru, Moh Ramadhani Soeroso SpP K-Onk mengunggah ganasnya virus corona (Covid-19) yang merenggut nyawa bocah di Medan.
Dokter Ramadhani mengunggah foto kerusakan paru-paru anak pasien Covid-19 yang meninggal dunia di RS Rujukan Covid-19 di Medan.
Hanya dalam 24 jam paru-paru si korban rusak parah hingga menghembuskan nafas terakhir;
Berikut postingan lengkap di akun facebooknya:
Seorang anak dgn diagnosa Covid 19 PDP Berat, di RS.Covid Medan, Rapid Test (+) dimana perbandingan kedua foto paru kurang dari 24 jam infeksi semakin meluas telah terjadi PNEUMONIA BILATERAL, inilah ciri khas kalau paru kena virus, sesak napas berat di intubasi terpasang ventilator, masuk IGD jam 11.30wib meninggal dunia jam 18.30wib di ICU, masih juga keluyuran keluar rumah, di Medan sdh byk OTG, ODP, PDP, tapi lebih banyak lagi OJK (Orang Jogal Kali) di Medan bebal kali disuruh "stay at home" malah keluar"...
#capekdehliatorangMedan
#sopleaselahtolonglah khusus buat orang Medan jangan keluar rumah, jaga jarak, pake masker, rajin cuci tangan, jaga keluarga dan jaga anak kalian... :)
Dr Moh Ramadhani Soeroso, Sp.P, K-Onk
Sebelumnya postingan yang hampir mirip diunggah netizen Dody Wibisono.
Dalam unggahannya, Dody Wibisono mengutip pernyataan dokter Ramadhani.
Berikut unggahan lengkap Dody Wibisono:
Anak perempuan 7 thn, Covid 19 PDP Berat,di RS.Covid di Medan, foto toraks cuma beda 1 Hari, langsung pneumonia bilateral, inilah ciri khas kl paru kena virus, sesak napas berat terpasang ventilator, masuk IGD jam 11.30wib meninggal dunia jam 18.30wib di NICU, masih juga keluyuran keluar rumah, di Medan sdh byk OTG, ODP, PDP, tapi Lebih banyak lagi OJK (Orang Jogal Kali) Di Medan bebal Kali disuruh "stay at home" malah keluar"...
#capekdehliatorangMedan
#masih terbayang muka anak tsb seumur hidupku, sedih bgt nangis terasa, anaknya cantik, please lah tolonglah khusus buat orang Medan Jangan keluar rumah, jaga jarak, pake masker, rajin cuci tangan, jaga anak kalian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kerusakan-paru-pasien-covid-19.jpg)