Begini Jawaban Sri Mulyani Ketika Ditagih Anies Percepatan Dana Bagi Hasil (DBH) Rp 7,5 Triliun

Kata Sri, saat ini pemerintah sedang mengupayakan agar segera mempercepat pencairan DBH.

Facebook/Tribun Jakarta
Sri Mulyani dan Anies Baswedan 

TRI BUN-MEDAN.com - Jawaban Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menanggapi permintaan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke pemerintah pusat untuk mempercepat pencairan Dana Bagi Hasil (DBH).

Kata Sri, saat ini pemerintah sedang mengupayakan agar segera mempercepat pencairan DBH.

Selain itu, lanjut Sri, pemerintah daerah juga kooperatif dengan melakukan pemanfaatan anggaran belanja daerah dengan nominal tinggi, seperti halnya anggaran belanja pegawai dan belanja.

"APBD daerah masih banyak yang belum dilakukan perubahan. Jadi kalau dilihat seperti di DKI yang belanja pegawainya tinggi hampir Rp 25 trilliun, belanja barang Rp 24 triliun.

Saya tahu mereka bisa melakukan realokasi dan refocusing sambil kita percepat pembayaran DBH," jelas Sri Mulyani dalam video conference, Jumat (17/4/2020)

Nama-nama 54 Perwira Polri yang Dimutasi Kapolri Idham Azis 17 April 2020

Model Seksi Putri Juby Blak-blakan Ungkap Masa Lalunya dengan Delon Idol sebelum Menikahi Janda Kaya

Menikah dengan Ariel Noah karena Hamil Duluan, Wanita Ini Malah Terciduk di Bali Bersama Pria Lain

Menteri Keuangan Sri Mulyani di GIIAS 2019.
Menteri Keuangan Sri Mulyani di GIIAS 2019. (KOMPAS.com/Ruly)

Menurut dia, besaran DBH yang dibayarkan oleh Kemenkeu untuk setiap daerah pasti berbeda dengan yang dianggarkan karena disesuaikan dengan besaran penerimaan negara yang didapatkan dari daerah yang bersangkutan

"Maka pada akhir tahun APBN kita bikin laporan keuangan dan diaudit BPK. Nanti BPK menyebutkan penerimaan pajak sekian. Maka DBH tahun lalu yang kurang bayar harus dibayarkan," ujar dia.

Adapun untuk DBH tahun 2020, Sri Mulyani bilang pencairan sudah dilakukan pada kuartal I sekitar Januari-Februari 2020.

Nantinya DBH kuartal berikutnya juga akan dicairkan pada bulan pertama tiap kuartalnya. Meski demikian, Sri Mulyani juga berhati-hati

Dua Pria Asal Medan Amplas Diamuk Massa di Aceh

Noureddine Boukrouh, Politisi Aljazair Usulkan Puasa Ramadan Tahun Ini Ditunda karena Corona

Orang Terkaya di Dunia Bill Gates Respon Alasan Presiden Trump Menghentikan Pendanaan untuk WHO

Pasalnya dari target penerimaan Rp 1.700 triliun di APBN 2020 kemungkinan tidak akan tercapai.

Sehingga realisasi DBH yang dibagikan otomatis akan menurun seiring turunnya aktivitas ekonomi karena pandemi virus corona

“Karena nanti perusahaan mengalami penurunan pajak. Berarti tahun 2020 ini kami akan lebih bayar. Yang dibagikan enggak seperti itu (yang dianggarkan),” ucap Sri Mulyani

Sebelumnya, Anies sempat menagih DBH yang belum dicairkan Kemenkeu saat rapat dengan Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin

Dana tersebut rencananya akan dipakai untuk penanggulangan wabah corona atau Covid-19

Begini Skenario Pengembalian Dana Jemaah Jika Pelaksanaan Ibadah Haji 2020 Dibatalkan

Kehidupan Christina, Calon Istri Mike Mohede Semasa Hidup, Intip Foto Mesranya Bersama Pria Baru

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menggelar rapat dengan Wapres RI KH Ma'ruf Amin melalui teleconference pada Kamis (2/4/2020) siang.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menggelar rapat dengan Wapres RI KH Ma'ruf Amin melalui teleconference pada Kamis (2/4/2020) siang. ((Tangkapan layar Youtube Wakil Presiden RI))

“Kami butuh kepastian dana bagi hasil, ketika ratas kami sampaikan ada dana bagi hasil yang sesungguhnya perlu dieksekusi,” kata Anies, Kamis, 2 April 2020.

Sumber: Warta kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved