Coba Beberapa Cara Ini Agar Bahan Makanan Lebih Tahan Lama dengan Pengawet Alami

Ada beberapa cara untuk membuat makanan bertahan lebih lama tanpa bahan pengawet kimia.

Editor: Ayu Prasandi
getgrowfit.com
Ragam Makanan yang Banyak Mengandung Vitamin E dan Bagus untuk Kesehatan, dari Brokoli hingga Udang 

Coba Beberapa Cara Ini Agar Bahan Makanan Lebih Tahan Lama dengan Pengawet Alami

TRIBUN-MEDAN.com- Agar tidak terlalu sering berada di luar rumah hanya untuk membeli kebutuhan, Anda bisa berbelanja seminggu sekali, lalu menyimpan bahan makanan yang Anda beli di lemari es.

Adakah cara lain yang dapat digunakan untuk membuat bahan makanan lebih tahan lama?

Titik Terang Obat Covid-19, Uji Coba Remdesivir dari Gilead Menggembirakan Wall Street Bergairah

Ada beberapa cara untuk membuat makanan bertahan lebih lama tanpa bahan pengawet kimia.

Bahan-bahan alami ini tidak hanya akan mencegah makanan menjadi limbah, tetapi Anda juga akan menghindari bahan pengawet kimia umum yang ditemukan dalam makanan yang dibeli di toko, seperti BHA, BHT, MSG, nitrat, minyak nabati olahan, gula rafinasi, dan kalium bromat.

Sebagian besar bahan pengawet kimia terkait dengan masalah kesehatan (bahkan dalam jumlah minimal) dalam sistem saraf dan endokrin, yang merupakan alasan bagus lainnya untuk menghindari makanan olahan, kemasan, dan kotak, dan bergabung dengan membuat makanan Anda di rumah.

Ini cara alami membuat makanan lebih tahan lama tanpa bahan pengawet kimia:

1. Air lemon atau jeruk nipis

Asam askorbat yang ditemukan dalam daging lemon dan jus bertindak sebagai antioksidan, sedangkan asam sitrat adalah antibakteri alami, dan membantu menjaga rasa, warna, dan rasa resep Anda.

Jus lemon juga mencegah agar buah dan sayuran segar tidak menjadi kecokelatan (ini bekerja terutama pada alpukat dan apel).

Dapat Tambahan Alat PCR Tes Covid-19, RS USU Siap Operasikan 3 Unit Sekaligus

Berkat sifat antibakterinya, jus lemon dapat digunakan untuk mengawetkan makanan nabati. Catatan: jus lemon bukan pengawet yang cukup kuat untuk daging.

2. Fermentasi

Fermentasi adalah cara terbaik untuk memperpanjang umur simpan buah dan sayuran Anda dalam hitungan bulan.

Sauerkraut, kimchi, bit kvass, acar, bawang dan bawang putih adalah contoh makanan fermentasi lacto.

Fermentasi lakto menggunakan air dan garam, yang mencegah pertumbuhan bakteri jahat, dan memungkinkan bakteri baik untuk berkembang. Bakteri yang baik "memecah" gula dalam buah dan sayuran, yang menghasilkan asam laktat.

Asam laktat menghasilkan keasaman sempurna yang dibutuhkan untuk mengawetkan makanan dan melindunginya dari pertumbuhan jamur dan bakteri, dilansir dari paleohacks.

Fermentasi lakto adalah proses sederhana (belum lagi salah satu trik pengawetan makanan tertua) dan hanya membutuhkan air, garam, toples yang disterilkan, dan buah atau sayuran pilihan Anda.

Makanan fermentasi lacto dapat bertahan beberapa bulan di dapur Anda, asalkan disimpan di tempat yang sejuk dan kering.

Warga Langkat Paling Aktif Isi Sensus Penduduk Online di Sumut

3. Pembekuan

Pembekuan adalah cara bebas repot untuk membuat makanan Anda bertahan setidaknya 6 bulan lebih lama, asalkan mereka kedap udara, dan freezer di 0ºF atau lebih dingin.

Makanan yang dipanggang, saus buatan sendiri (saus spageti, cabai), buah, dan protein hewani dapat bertahan hingga 6 bulan di dalam freezer, dan jika Anda memasukkan susu ke dalam makanan Anda, susu akan bertahan antara 1-3 bulan.

Sayuran dapat dibekukan untuk memperpanjang umur simpannya, meskipun sayuran segar (selain tomat) harus direbus sebelum dibekukan, yang memungkinkan mereka mempertahankan nutrisi, enzim, tekstur, dan warna.

4. Garam

Garam adalah metode pengawetan tertua dan paling efektif.

Garam dapat mengawetkan apa saja mulai dari daging, unggas, dan ikan, hingga makanan penutup dan sayuran (seperti yang kita bahas dalam fermentasi) karena menghilangkan kelembaban dan mengurangi jumlah air yang tersedia bagi bakteri untuk tumbuh.

Membuat air garam dengan garam dan air untuk mengawetkan daging, dan menggunakan garam untuk menyembuhkan daging (yang melibatkan lebih banyak garam daripada air asin) dapat membuatnya bertahan beberapa bulan.

Jenis garam apa pun akan mengawetkan daging. Namun, garam batu Himalaya, garam laut Celtic, atau garam laut Maldon adalah pilihan terbaik karena tidak dimurnikan.

H-7 Ramadan Pemakaman di Medan Timur Masih Sepi Pelayat, Imbas Pandemi Corona

Jika Anda memilih garam batu Himalaya, Anda juga akan mendapat tambahan tambahan mineral.

5. Cuka

Pickling, yang merupakan proses mengawetkan sayuran dengan cuka, memungkinkan sayuran segar, buah, dan bahkan telur bertahan beberapa bulan (belum lagi, cuka juga meningkatkan rasa mereka).

Asam asetat dalam cuka adalah alasan mengapa ia bekerja dengan baik sebagai pengawet makanan alami.(*)

Artikel ini telah tayang di Grid.id dengan judul Hadapi Corona: Agar Bahan Makanan Lebih Tahan Lama dengan Pengawet Alami agar Tak Perlu Keluar Rumah Saat Pembatasan Sosial Lawan Virus Corona

Sumber: Grid.ID
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved