ASTAGA, Warga Toba Terdampak Covid-19 Diberi Sembako Kedaluwarsa, Ini Respons Bupati
Warga Toba merasa kecewa karena tak menyangka akan diberikan bantuan sembako kedaluwarsa oleh pemerintah di tengah pandemi Covid-19 ini.
Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Juang Naibaho
Darwin Siagian tidak mengelak perihal bantuan kedaluwarsa tersebut.
Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat penerima bantuan sembako di Kelurahan Sangkarnihuta.
"Sebagai Bupati saya sampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat secara khusus kepada warga yang menerima bantuan yang ditemukan telah kedaluwarsa," kata Darwin.
Menurut Darwin, ada kelalaian dalam proses pembagian bantuan ini.
Petugas tidak melakukan pengecekan sebelum membagikan sembako. Meski begitu, kata Darwin, hal itu tidak sengaja.
Ia mengatakan, Pemkab akan mengganti semua sembako yang kedaluwarsa setelah menarik kembali barang tersebut
"Tidak ada faktor kesengajaan dalam hal ini. Harapan kami masyarakat bisa mengembalikan dan akan diganti langsung oleh petugas," kata Bupati.
Darwin menjelaskan, pembagian bantuan ini masih tahap pertama di 6 kelurahan di Balige. Bantuan itu mulai disalurkan Rabu (15/4/2020).
"Satu lagi, untung diingatkan oleh masyarakat di medsos khususnya kepada rekan media atau masyarakat supaya mengawasi lebih ketat akan pendistribusian bantuan sembako ini," harap Bupati.
Darwin pun mengingatkan kepada seluruh petugas supaya hati-hati dalam penyaluran bantuan tersebut.
“Tadi malam, saya sendiri bersama tim turun ke Kelurahan Sangkarnihuta memastikan informasi itu. Ternyata benar dan saat itu juga saya instruksikan untuk ditarik dan diganti dengan jenis yang sama dan mutu yang bagus," ucap Bupati.
(Jun-tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pemberian-sembako-di-toba-1.jpg)