Karni Ilyas Blak-blakan soal Kartu Prakerja Jokowi hingga PSBB Jakarta, Gak Kaget Ada Pelanggaran
Karni Ilyas menilai penerapan PSBB ini tak dibarengi dengan solusi ekonomi bagi rakyat miskin.
"Makanya saya pertanyakan kita bisa kasih apa dalam dua minggu ini pada rakyat kecil itu?"
Lebih lanjut, ia lantas menyoroti soal peluncuran Kartu Pra-kerja yang dijanjikan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Karni Ilyas menilai, Kartu Pra-kerja itu belum memberikan banyak manfaat dalam kondisi wabah Virus Corona seperti yang kini terjadi.
"Katanya ada Kartu Pra-kerja, berapa lama Anda baru dapat kerja? Itu kan latihan dulu, berapa lama setelah latihan?," kata Karni Ilyas.
"Lah, selama latihan Anda gaji enggak? Selama ini kan mereka dapat gaji harian."
Karena itu, Karni Ilyas menilai hingga kini pemerintah belum bisa memberikan solusi penanaganan Virus Corona, terutama bagi kondisi ekonomi warga.
"Mau tukang ojek kek, kuli kek, mau kerja pabrik kek, tapi kalau mereka udah disuruh pakai aplikasi, mendaftar, kapan kerjanya dapat?," ujar Karni Ilyas.
"Selama itu dia mau kerja gimana? Saya lihat belum ada cara untuk mengatasinya," tukasnya.
Simak video berikut ini dari menit awal:
Target Jokowi Minggu Ini
Di sisi lain, sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para menteri untuk merealisasikan semua program bantuan pemerintah kepada masyarakat terdampak Virus Corona.
Dilansir TribunWow.com, Jokowi memastikan bahwa semua bantuan itu akan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Jokowi, pemenuhan kebutuhan itu merupakan wujud kepedulian pemerintah yang mau mengurus warganya yang kini tengah kesulitan akibat virus dengan nama lain Covid-19 itu.
Melalui konferensi pers yang ditayangkan kanal YouTube Kompas TV, Senin (13/4/2020), Jokowi menegaskan Virus Corona bisa menyebabkan adanya peluang krisis pangan dunia.
Sehingga, ia meminta semua jajarannya memastikan kebutuhan warga bisa dipenuhi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/karni-ilyas-presiden-indonesia-lawyers-club-ilc.jpg)