Kim Jong Un Melakukan Eksekusi Keji Umpankan Tubuh Jenderal ke Tangki Berisi Ratusan Ikan Ganas
Mulai dari mengeksekusi mati pamannya sendiri dengan mengumpankan pada anjing kelaparan dan memasukkan jenderal ke tangki berisi ikan ganas.
Kim Jong Un Melakukan Eksekusi Keji Umpankan Tubuh Jenderal ke Tangki Berisi Ratusan Ikan Ganas
Mulai dari mengeksekusi mati pamannya sendiri dengan mengumpankan pada anjing kelaparan hingga memasukkan jenderal ke dalam tangki berisi ratusan ikan piranha yakni ikan ganas.
TRI BUN-MEDAN.com-Eksekusi keji kerap dilakukan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un terhadap para penantangnya.
Mulai dari mengeksekusi mati pamannya sendiri dengan mengumpankan pada anjing kelaparan hingga memasukkan jenderal ke dalam tangki berisi ratusan ikan piranha yakni ikan ganas.
Kala itu, sang jenderal yang dituduh melakukan kudeta.
Oleh karenanya, Kim Jong Un dilaporkan melemparkannya ke dalam tangki berisi ratusan piranha.
Kabarnya, sebelum dimasukkan dalam tong berisi ikan ganas itu, lengan sang jenderal dipotong terlebih dahulu.
Teranyar Kim Jong Un menembak mati seorang warga yang diduga positif virus Corona.
Di mana dia pergi ke tempat umum padahal sedang menjalani karantina.
Pada tahun 2013 silam, Kim Jong Un mengeksekusi mati Chang Song Thaek yang merupakan suami dari bibinya sendiri, Kim Kyong Hui.
Padahal, Kim Kyong Hui merupakan anak dari pendiri Korea Utara, Kim Il Sung, dan adik dari mendiang ayah Kim dan sekaligus pemimpin kedua, Kim Jong Il.
Alasan eksekusi mati ini karena Chang Song Thaek mengaku ingin melakukan pengkhianatan.
Selanjutnya, pada tahun 2015 giliran seorang menteri Korea Utara yang dikabarkan dihukum mati oleh Kim Jong Un.
Jika sebelumnya beberapa kasus dikarenakan pengkhianatan, rencana kudeta, atau takutnya wabah virus corona menyebar, kali ini hanya karena tertidur.
Menteri yang sial tersebut adalah Menteri Pertahanan Korea Utara Hyon Yong Chol.