Warga Keluhkan Air Tak Mengalir, PDAM Tirta Malem Sebut Mengalami Kerusakan Pipa
Warga Keluhkan Air Tak Mengalir, PDAM Tirta Malem Mengaku Mengalami Kerusakan Pipa
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Juang Naibaho
Laporan Wartawan Tri bun-Medan/Muhammad Nasrul
TRI BUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Warga Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, mengeluhkan kembali tersendatnya air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Malem. Kelangkaan air ini, sudah kembali dirasakan masyarakat sejak sepekan hingga dua pekan terakhir.
Saat dikonfirmasi ke pihak PDAM Tirta Malem, Pelaksana Tugas Dirut PDAM Tirta Malem Jonara Tarigan, memang mengakui hal tersebut. Dirinya mengungkapkan, tersendatnya pasokan air ke masyarakat ini dikarenakan rusaknya saluran air mereka yang berada di Lau Bengap.
"Iya memang sumber air kita yang di Lau Bengap, intakenya mengalami kerusakan, makanya saluran air menjadi tersendat," ujar Jonara, saat dihubungi via seluler, Jumat (10/4/2020).
Jonara mengaku, kerusakan saluran air yang berada di kawasan Siosar, Kecamatan Tigapanah itu, disebabkan karena lokasi tersebut tertimbun longsor. Dirinya mengatakan, kondisi ini disebabkan karena di lokasi tersebut sempat diterpa hujan deras selama beberapa hari.
"Sudah tiga hari ini memang sumber air kita itu mengalami kendala. Katanya sempat ada hujan bandang di atas beberapa hari terakhir," katanya.
Dirinya mengungkapkan, sumber air yang sudah berjalan selama satu tahun terakhir ini memang untuk mengaliri pelanggan di hampir seluruh kecamatan Kabanjahe. Untuk itu, dikarenakan saluran air yang tertimpa material longsoran seprti tanah dan batu itu, menyebabkan air menjadi tersendat.
Namun begitu, dirinya mengatakan pihaknya saat ini telah melakukan proses perbaikan. Dirinya menyebutkan, pihaknya belum dapat memastikan seberapa lama proses pengerjaan dapat selesai.
"Iya sekarang sudah proses pengerjaan, kita usahakan secepatnya selesai," ucapnya.
Dirinya mengaku, memang pihaknya belum sempat memberikan kabar kepada pelanggan jika salah satu sumber airnya itu mengalami kerusakan. Untuk itu, dirinya meminta agar masyarakat tetap bersabar sambil menunggu perbaikan selesai. (cr4/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/air-dpdam-mati-toal-di-karo.jpg)