KRONOLOGI Nuryati (24) Biduan Lamongan, Ditemukan Tewas saat Masak Donat, Suami Panik Lapor Tetangga

Nuryati meninggal dengan posisi terlentang. Saat itu, sang biduan muda ini ditemukan tewas saat memasak donat.

ist
nuryati pedangdut lamongan meninggal 

TRI BUN-MEDAN.com - Kronologi meninggalnya biduan dangdut Lamongan, Nuryati (24) Kamis, (9/4/2020) malam terungkap. 

Nuryati tergeletak tak bernyawa di lantai dapur rumahnya di Blok Jupiter 12 Nomor 30, Perum Tambora, Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung, Lamongan, Jawa Timur. 

Nuryati meninggal dengan posisi terlentang. 

Sosok TH (40), Donjuan Penakluk Hati 80 Tante Kesepian, Bercinta Gratis hingga Kuras Harta Korban

Saat itu, sang biduan muda ini ditemukan tewas saat memasak donat.

Berikut kronologinya: 

1. Ditemukan suami korban

Dafit,  suami korban menceritakan, saat dia tiba di rumah sekitar pukul 18. 30 WIB, dia memanggil korban beberapakali, namun tidak ada jawaban.

Saat Pandemi Corona, 8 Laki-laki Pesta Seks Hendak Mencumbui 6 Wanita Muda, Digerebek Bugil di Hotel

Penasaran,  saksi mencoba untuk mencari korban, di kamar,  ruang tengah hingga ke dapur. 

Di luar dugaannya,  ternyata korban  didapati sudah tergeletak  di lantai dapur dengan posisi terlentang.

Jasad Perawat Positif Covid-19 Ditolak Warga, Ketua RT: Saya Menangis, Istri Saya Juga Perawat

2. Panggil tetangga, sudah meninggal 

Ilustrasi garis polisi
Ilustrasi garis polisi (surya.co.id/ahmad zaimul haq)

Saksi tidak langsung melakukan pertolongan.

Detik-detik Perut Buaya Dibelah dan Keluarga Sontak Histeris, Ada Mayat Anak 7 Tahun

Dafit keluar menghubungi tetangganya, Priadi (24) dan  Yayan (38), keduanya  warga Perum Tambora Jupiter.

Kedua saksi dan suami korban memastikan kalau korban meninggal.  Dan melaporkannya ke Polsek Tikung. 

Terbukti Berzina dengan 2 Lelaki, IRT di Aceh Tamiang Dihukum Cambuk 200 Kali, Begini Kondisinya

3. Tidak ada tanda penganiayaan

Malam itu juga bersama tim Inafis Polres Lamongan tiba ke TKP dan mengevakuasi korban. 

Korban meninggal dibawa ke RSUD dr Soegiri untuk divisum. 

Rilis Single Pejalan Abadi, Band Ampas Kopi Kenang Tragedi Kapal Sinar Bangun

"Menurut keterangan keluarga, korban    mempunýai riwayat tekanan darah rendah dan dimungkinkan jatuh di dapur pada waktu memasak," kata Kapolsek Tikung,  Iptu Bambang MB kepada Surya.co.id, Jumat (10/4/2020) pagi. 

Hasil visum yang didapat pihaknya dari RSUD dr Soegiri memastikan tidak ada tanda bekas penganiayaan. 

Kejadiannya, menurut ibu korban,  kata Bambang,  saat korban sedang memasak atau menggoreng donat,  kemudian jatuh terlentang dan meninggal di TKP.

4. Kasus lain di Kediri 

Petugas memakai pakaian hazmat mengevakuasi mayat yang ditemukan di teras Pos Pasar Hewan Rojokoyo Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Kamis (9/4/2020).
Petugas memakai pakaian hazmat mengevakuasi mayat yang ditemukan di teras Pos Pasar Hewan Rojokoyo Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Kamis (9/4/2020). (surya.co.id/didik mashudi)

Di bagian lain, penghuni Pasar Hewan Rojokoyo, Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri dikejutkan temuan mayat dii area pasar.

Mayat itu adalah Suparmi (75), warga sekitar. 

Kejadian ini pertama kali diketahui oleh saksi Dwi Wiyono dan Agus yang melihat korban dalam keadaan tergeletak di teras Pos Pasar Rojokoyo.

Perawat Cantik Ini Bekerja tapi Takut Setengah Mati pada Virus Corona, Tuliskan Wasiat pada Kekasih

Kondisi korban dalam posisi terlentang dengan kepala berada di sebelah barat memakai baju warna biru, celana warna hitam.

Saat dicek ternyata korban sudah meninggal dunia.

Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Ngadiluwih.

Ketua Fraksi Golkar Syamsul Bahri Meninggal Dunia imbas Virus Corona, Sudah Dimakamkan 2 Pekan Lalu

Kapolsek Ngadiluwih AKP Muhklason saat dikonfirmasi Surya menjelaskan, untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, korban diperiksa Tim Gugus Covid-19 Puskesmas Ngadiluwih.

Hasil pemeriksaan luar oleh dokter Puskesmas Ngadiluwih menyebutkan tidak ada tanda-tanda kekerasan.

Sementara keterangan keluarga, korban sering kali tidur di dalam Pasar Hewan Rojokoyo.

"Tidak ditemukan tanda-tanda covid-19 atau tanda-tanda penganiayaan," jelasnya.

Sedangkan untuk antisipasi adanya kemungkinan yang tidak diinginkan pemakaman dilakukan sesuai Protokol Covid-19. 

Petugas yang melakukan prosesi pemakaman memakai pakaian hazmat.

(*)

Artikel ini sudah tayang di Tribun Timur dengan judul : Kronologi Nuryati Biduan Dangdut Lamongan Ditemukan Tergeletak Tak Bernyawa di Dapur Rumahnya

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved