TRAGIS, Anak Usia 7 Tahun Tewas Dimakan Buaya saat Berenang, Ketahuan Saat Perut Buaya Dibelah

Bocah yang sempat dilaporkan hilang saat berenang bersama temannya di pantai, Rabu (8/4/2020) kemarin, ternyata tewas dimakan buaya.

Editor: Juang Naibaho
facebook
Ilustrasi 

TRI BUN-MEDAN.com - Peristiwa tragis dialami bocah berusia 7 tahun.

Bocah yang sempat dilaporkan hilang saat berenang bersama temannya di pantai, Rabu (8/4/2020) kemarin, ternyata tewas dimakan buaya.

Nasib bocah itu diketahui setelah petugas bersama warga berhasil menangkap seekor buaya.

Saat buaya itu dibunuh dan dibelah, warga kaget karena menemukan jasad bocah bernama Johari Hentihu tersebut.

Bocah berusia 7 tahun itu diketahui berasal dari Desa Waimangit, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku.

"Korban hilang atas nama Johari Hentihu ditemukan sekitar pukul 19.00 WIT oleh Tim Pos SAR Namlea setelah mereka membedah perut buaya," ungkap Kepala Basarnas Ambon, Muslimin, yang dikonfirmasi TribunAmbon, Kamis (9/4/2020) malam.

Sempat Hilang, Bocah 7 Tahun di Pulau Buru Ditemukan Tewas Dalam Perut Buaya

Polisi melakukan olah TKP bocah tewas tenggelam di Ambon. (Kontributor TribunAmbon.com/Fandy)

Ia menjelaskan, temuan tersebut berawal dari kecurigaan tim SAR gabungan akan keberadaan buaya yang berada tidak jauh dari lokasi hilangnya sang bocah.

Buaya itu terlihat di kawasan pantai desa Waimangit.

"Posisi buaya berada pada sisi koordinat 3° 4.8' S - 126° 27.3' E atau 150 Meter dari LKP," terang Muslimin.

Lantas, orang tua korban meminta aparat polisi yang juga ikut dalam operasi pencarian untuk menembak buaya itu.

"Setelah ditembak dan mati buaya itu dibelah perutnya.

Ternyata isinya mayat anak yang hilang itu," katanya.

Selanjutnya jenazah korban dievakuasi ke Desa Waimangit untuk diserahkan ke pihak keluarga.

Sempat Dinyatakan Hilang

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved