Sudah Tembus 3 Digit Dokter Meninggal Akibat Virus Corona di Italia
Covid-19 bukan hanya merenggut nyawa warga sipil, tapi juga dokter yang berada di garda terdepan penanganan virus tersebut.
TRI BUN-MEDAN.com - Korban jiwa di Italia terus berjatuhan akibat serangan virus Corona.
Covid-19 bukan hanya merenggut nyawa warga sipil, tapi juga dokter yang berada di garda terdepan penanganan virus tersebut.
Kabar terbaru, angka kematian dokter di Italia sudah mencapai tiga digit atau tiga angka.
Asosiasi Kesehatan Italia, FNOMCeO, melaporkan sudah 100 dokter Italia yang meninggal akibat virus corona per Kamis (9/4/2020).
"Sebanyak 100 dokter di Italia meninggal akibat virus corona. Mungkin sekarang menjadi 101," demikian disampaikan juru bicara FNOMCeO kepada media Perancis AFP.
Sebelumnya, diketahui bahwa banyak pekerja kesehatan yang tewas di sepanjang wabah virus corona di dunia memiliki angka lebih tinggi sebesar 14 persen di Italia dan Spanyol.
Meski begitu, negara-negara lain juga mencatat angka kematian tenaga medis yang besar seperti di pusat wabah pertama kali di Wuhan, China, di Inggris, Spanyol, Perancis dan Iran.
Berdasarkan data dari International Council of Nurses, Howard Catton selaku pejabat pimpinan eksekutif mengatakan, "Terdapat pula kematian di antara para perawat di Italia dan Spanyol, juga di Iran dan Indonesia. Beberapa dari mereka bahkan melakukan tindakan bunuh diri."
Jumlah total kematian dokter di Italia termasuk dokter yang sudah pensiun dan bekerja lagi karena kebutuhan tenaga medis, sangat tinggi.
Pemerintah Italia sebelumnya diketahui memanggil para dokter yang sudah pensiun pada bulan Maret untuk membantu penanganan kasus infeksi virus corona yang semakin meningkat di Italia.
Selain para dokter, media Italia juga melaporkan sebanyak kurang lebih 30 perawat dan asisten perawat juga tewas akibat Covid-19.
"Kami tidak lagi bisa mengizinkan para dokter dan petugas kesehatan kami dikirim untuk 'berperang' tanpa perlindungan terhadap virus," kata presiden FNOMCeO, Filippo Anelli di situs asosiasinya.
Sementara itu, Lembaga kesehatan masyarakat ISS Roma memperkirakan bahwa 10 persen dari mereka yang terinfeksi virus corona baru di Italia bekerja di sektor perawatan kesehatan.
25 Dokter di Indonesia
Sementara itu, di Indonesia tercatat setidaknya sudah 25 dokter meninggal dunia akibat terpapar virus Corona. Jumlah itu berdasarkan laporan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia.
Humas Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), dr. Halik Malik, menyebutkan hingga 6 April 2020, setidaknya ada 19 dokter yang meninggal dunia akibat virus ini.
"Informasi yang diterima PB IDI setidaknya ada 19 dokter yang dikabarkan meninggal karena positif Covid-19 dan PDP (Pasien dalam Pengawasan) Covid," kata dr. Halik saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Senin (6/4/2020) malam.
Ia menambahkan, menurut data Persatuan Dokter Gigi Indonesia, ada 6 dokter yang meninggal dunia.
Sehingga, total terdapat 25 dokter yang meninggal dunia akibat virus corona. "Iya (25 dokter meninggal dunia), dokter dan dokter gigi," terangnya.
"Belum termasuk perawat dan lainnya," tambah Halik.
Sementara itu, Halik tidak dapat memastikan kondisi kebutuhan alat pelindung diri (APD) bagi para petugas medis.
"Pastinya kawan-kawan di fasilitas kesehatan yang bisa menjawabnya, baik yang di RS, puskesmas, atau klinik," kata Halik.
"Untuk dokter praktik mandiri kita minta untuk menyiapkan secara mandiri atau swadaya," sambungnya.
Berikut daftar nama para dokter yang gugur dalam menangani kasus Covid-19 di tanah air, berdasarkan data PB IDI:
1. Prof. DR. dr. Iwan Dwi Prahasto (GB FK UGM)
2. Prof. DR. dr. Bambang Sutrisna (GB FKM UI)
3. dr. Bartholomeus Bayu Satrio (IDI Jakarta Barat)
4. dr. Exsenveny Lalopua, M.Kes (Dinkes Kota Bandung)
5. dr. Hadio Ali K, Sp.S (Perdossi DKI Jakarta, IDI Jaksel)
6. dr. Djoko Judodjoko, Sp.B (IDI Bogor)
7. dr. Adi Mirsa Putra, Sp.THT-KL (IDI Bekasi)
8. dr. Laurentius Panggabean, Sp.KJ (RSJ dr. Soeharto Herdjan, IDI Jaktim)
9. dr. Ucok Martin Sp. P (Dosen FK USU, IDI Medan)
10. dr. Efrizal Syamsudin, MM (RSUD Prabumulih, Sumatera Selatan, IDI Cabang Prabumulih)
11. dr. Ratih Purwarini, MSi (IDI Jakarta Timur)
12. Laksma (Purn) dr. Jeanne PMR Winaktu, SpBS di RSAL Mintohardjo (IDI Jakpus)
13. Prof. Dr. dr. Nasrin Kodim, MPH (Guru besar Epidemiologi FKM UI)
14. Dr. Bernadetta Tuwsnakotta Sp THT meninggal di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo (IDI Makassar)
15. DR.Dr. Lukman Shebubakar SpOT (K) Meninggal di RS Persahabatan (IDI Jaksel)
16. Dr Ketty di RS Medistra (IDI Tangsel)
17. Dr. Heru S. meninggal di RSPP (IDI Jaksel)
18. Dr. Wahyu Hidayat, SpTHT meninggal di RS Pelni (IDI Kab. Bekasi)
19. Dr. Naek L. Tobing, SpKJ meninggal di RSPP Jakarta (IDI Jakarta Selatan)
Daftar dokter yang meninggal dunia berdasar data Persatuan Dokter Gigi Indonesia:
1. drg. Umi Susana Widjaja
2. drg. Yuniarto Budi Santosa
3. drg. Amutavia P. Artsianti
4. drg. Roselani Widajati Odang
5. drg. Gunawan Oentaryo
6. drg. Anna Herlina Ratnasari
Data Penyebaran Covid-19 di Dunia
Sementara itu, angka kasus terinfeksi virus corona penyebab Covid-19 telah menginfeksi lebih dari 1,5 juta.
Melansir dari dari Wolrdometers, Kamis (9/4/2020) pagi, angka kasus pasien yang positif Covid-19 sebanyak 1.508.224 orang.
Adapun angka kematian sebanyak 88.280 orang dan mereka yang sembuh 329.542 orang.
Berikut 10 negara dengan kasus terbesar:
Amerika Serikat: 426.300 kasus, 14.622 orang meninggal dunia, dan 22.233 orang sembuh
Spanyol: 148.220 kasus, 14.792 orang meninggal dunia, dan 48.021 orang sembuh
Italia: 139.422 kasus, 17.669 orang meninggal dunia, dan 26.491 orang sembuh
Jerman: 113.296 kasus, 2.349 orang meninggal dunia, dan 46.300 orang sembuh
Perancis: 112.950 kasus, 10.869 orang meninggal dunia, dan 21.254 orang sembuh
China: 81.802 kasus, 3.333 orang meninggal dunia, dan 77.279 orang sembuh
Iran: 64.586 kasus, 3.993 orang meninggal dunia, dan 29.812 orang sembuh
Inggris: 60.733 kasus, 7.097 orang meninggal dunia, dan 135 orang sembuh
Turki: 38.226 kasus, 812 orang meninggal dunia, dan 1.846 orang sembuh
Belgia: 23.403 kasus, 2.240 orang meninggal dunia, dan 4.681 orang sembuh. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wabah Virus Corona, 100 Dokter di Italia Tewas" dan "Update Virus Corona di Dunia 9 April: 1,5 Juta Orang Terinfeksi, 329.542 Sembuh"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/30-pasien-covid-19-tidak-menunjukkan-gejala-awal.jpg)