Cara Mengerikan Ukraina agar Rakyatnya Berdiam di Dalam Rumah, Menggali Ratusan Kuburan Massal

Wali Kota Borys Filatov dalam unggahannya di Facebook menyatakan pihaknya sudah menyiapkan skenario terburuk jika sampai ada kematian.

(Screengrab from YouTube)
Potongan gambar dari YouTube memperlihatkan pekerja menggali 600 makam di Dnipro, Ukraina. Pemerintah setempat menggunakan cara itu untuk memastikan warganya tetap di rumah selama wabah Covid-19. (Screengrab from YouTube) 

Mereka menggunakan cara yang tak lazim untuk memastikan warganya taat aturan dengan menggali kuburan massal.

TRI BUN-MEDAN.com - Pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan agar warga tak keluar rumah atau melakukan sosial distancing.

Tak hanya di Indonesia, banyak masyarakat di negara lain masih banyak berkeliaran.

Tak mentaati aturan dan kebijakan pemerintah dalam menangani penyebaran virus corona atau covid-19.

Mereka menggunakan cara yang tak lazim untuk memastikan warganya taat aturan dengan menggali kuburan massal.

Tetap berada di rumah selama covid-19.

Dnipro, kota berpopulasi satu juta orang, sejauh ini melaporkan 13 kasus infeksi virus corona dengan belum ada korban meninggal.

Meski begitu, Wali Kota Borys Filatov dalam unggahannya di Facebook menyatakan pihaknya sudah menyiapkan skenario terburuk jika sampai ada kematian.

Dilansir Oddity Central Rabu (8/4/2020), pemerintah Dnipro sudah menggali 600 makam, sekaligus memastikan warga paham bahayanya Covid-19.

"Kami sudah bersiap untuk yang terburuk. Tak hanya 400, namun 600 kuburan sudah digali di pemakaman untuk korban virus corona," tuls Filatov.

Selain itu, si wali kota mengungkapkan pemerintahannya sudah membeli ribuan kantong plastik untuk menyimpan jenazah dari korban,

Juru bicara Filatov, Yulia Vitvitska, kepada AFP mengonfirmasi mereka sudah menggali 615 liang lahat dan mempersiapkan 2.000 kantong mayat.

Filatov juga menekankan, tim medis dilarang melakukan otopsi dari jasad orang yang diduga meninggal karena terpapar virus corona.

Jika pernyataan saja dianggap tak mampu menakuti warga untuk di rumah saja, dia juga menyertakan foto maupun video pengerjaan liang lahat.

Video yang dirilis memperlihatkan para pekerja sudah menggali lubang di lapangan besar yang dikelilingi hutan, di kompleks pemakaman.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved