Enam Pasien Covid19 di Sumut Sembuh

Sembuh Covid-19, Aulia Aqsa Janji Perjuangkan Dana Bantuan Untuk Rakyat & APD Sebesar Rp 1 Triliun

Setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19, anggota DPRD Sumut M Aulia Aqsa akan berjuang untuk rakyat kecil agar mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Sembuh Covid-19, Aulia Aqsa Janji Perjuangkan Dana Bantuan Untuk Rakyat & APD Sebesar Rp 1 Triliun

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19, anggota DPRD Sumut M Aulia Aqsa akan berjuang untuk rakyat kecil agar mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Anggota dewan fraksi Partai Gerindra ini menyebutkan juga akan berjuang agar para tenaga medis di Sumut yang merawat pasien Covid-19 mendapatkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD).

"Sebagai anggota DPRD Sumut saya tetap memberikan kontribusi saya bagi Sumut. Contoh nya saya akan mendorong akan pengadaan APD. Bagaimana keluhan-keluhan dari tenaga medis itu APD," tuturnya kepada Tribun, Selasa (7/4/2020) di depan ruang infeksius RSUP Adam Malik Medan.

Ia juga memperjuangkan agar masyarakat menengah kebawah mendapatkan bantuan subisidi air dan sembako dari pemerintah.

"Juga yang sangat penting ini kan bukan hanya berdampak kepada sebagian orang, tapi semua. Kitakan disuruh tetap di rumah, saya akan mendorong pemerintah untuk menyediakan makanan dan lain sebagainya. Karena banyak juga yang ngadu sama saya dia bilang pak saya mau tinggal di rumah pak. Tapi bagaimana makan dan minum kami, air kami. Karena listrik sudah ada yang digratiskan. Disini nanti saya juga meminta PDAM untuk menggratiskan untuk masyarakat menengah ke bawah," tuturnya.

Aulia juga menyebutkan dirinya bersama Fraksi Gerindra Sumut akan mendorong pengucuran dana APBD untuk penanggulangan virus corona ini mencapai Rp 1 triliun.

"Karena kemarin sudah ketemu antara pimpinan DPRD dan juga pimpinan fraksi dengan Gubernur untuk membicarakan alokasi anggaran. Kemarin diminta 500 miliar. Saya disini bersama fraksi Gerindra meminta satu triliun karena ini penyakit kita tidak tahu kapan penyakit nya selesai karena itu perlu mengalokasikan anggaran yang banyak untuk bisa membantu masyarakat," jelasnya.

Aulia mengaku sangat senang dan beryukur kepada Allah dan kepada paramedis di rumah sakit yang telah berjibaku siang malam mengurusi dirinya.

"Alhamdulillah pasti perasaan saya adalah senang, karena perasaan senang in sulit saya ungkapkan karena ini pertama kali masuk rumah sakit. Alhamdulillah saya benar-benar mengucapkan syukur kepada Allah SWT dan juga berucap-uca saya berterimakasih kepada semua tenaga medis di ruang isolasi yang telah membantu saya untuk sembuh," urainya.

Selama, 21 hari dirawat, Aulia mengaku mendapatkan asupan gizi dan makanan yang cukup dan bahkan pernah mendapatkan jamu dari paramedis.

"Kurang lebih saya dirawat selama 21 hari, kalau di perawatan makanannya enak, semua perawatnya baik-baik ramah, mereka juga mengecek kita dengan baik. Artinya mungkin di Sumut Adam Malik ini pusatnya untuk kita sembuh disini. Kalau dimakan dikasih telur putih, buah-buahan, susu juga dan sering jus beragam buah, bahkan pernah dikasih jamu," bebernya.

Ia meminta agar masyarakat tetap waspada dan mengikuti semua protokol yang telah ditetapkan pemerintah. Dan jangan takut yang berlebihan di masa pendemi ini.

"Sebenarnya ketakutan itu ada di pikiran kita, Pemerintah sudah mengimbau kita tetap di rumah, karena penyakit ini menular sangat cepat. Saya sendiri saja tidak sadar bisa kena penyakit ini artinya penyakit bisa cepat tertular tetapi insyaallah bisa disembuhkan. Penyakit ini sudah mendunia, bukan lagi gawat biasa tapi sudah pandemi internasional, seluruh negara sudah 1 juta orang terinfeksi," bebernya lagi.

Ia meminta agar Masyarakat Sumut tetap optimis dan menyarakankan agar tetap di rumah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved