Jurnalis TV Terkapar Bersimbah Darah Dibacok Teman Istri, Bagian Kepala Luka Berat

Jurnalis televisi swasta, Arna Eanda Parwata terkapar bersimbah darah dibacok teman istrinya

Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/HO
SEORANG jurnalis televisi swasta di Kota Tanjungbalai, Arna Wanda Parwata saat menjalani perawatan di RSUD Tengku Mansyur pada Minggu (5/4/2020) malam. Wanda jadi korban pembacokan saat tengah bersama istrinya. 

Putu pun meminta doa agar pelaku bisa segera ditangkap.

Eddi Bacok Adik Ipar Berkali-kali, Tangan Nyaris Putus Sekarat di RS, Berawal Tampar Wanita Hamil

"Kami memohon doa rekan-rekan semua. Saat ini pelakunya masih kami kejar," kata mantan Kasat Reskrim Polrestabes Medan ini.

Informasi diperoleh Tribun Medan, Arna sempat dirawat di RSUD Tengku Mansyur, Tanjungbalai.

Karena kondisinya memprihatinkan, ia pun dirujuk ke RSUP Adam Malik Medan.

Segera Ditangkap
Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Asahan Tanjungbalai Batubara (Astara), Ulil Amri mengecam tindakan pembacokan yang dilakukan pelaku terhadap Arna Wanda Parwata, yang tak lain anggota IJTI.

Meskipun kasus ini tidak ada kaitannya dengan profesi pekerjaan, namun tindakan pelaku berinisial ES tidak bisa dibenarkan.

Suami yang Bongkar Perselingkuhan Istri Justru Dibacok, Bikin Perekam Suara di Mobil Istri

"Saya atas nama pribadi dan organisasi IJTI mengutuk keras penganiayaan terhadap korban," tegas Ulil.

Ia berharap aparat kepolisian dapat segera menangkap pelaku, terlebih identitasnya telah diketahui.

Dan ia berharap pelaku diganjar sesuai dengan hukuman yang berlaku.

"Kami berharap pelaku dapat segera ditangkap, dan apabila sudah tertangkap kami akan terus mendukung Polres Tanjungbalai supaya pelaku segera diproses sesuai Undang-undang yang berlaku," pungkasnya. (ind)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved