Jurnalis TV Terkapar Bersimbah Darah Dibacok Teman Istri, Bagian Kepala Luka Berat
Jurnalis televisi swasta, Arna Eanda Parwata terkapar bersimbah darah dibacok teman istrinya
TANJUNGBALAI,TRIBUN-Arna Wanda Parwata, jurnalis televisi swasta yang bertugas di Kota Tanjungbalai mengalami luka serius di bagian kepala.
Pria berusia 40 tahun ini sempat terkapar di jalan raya, setelah dibacok oleh teman istrinya berinisial ES.
Dugaan sementara, pembacokan ini dilatarbelakangi masalah pribadi.
"Suami niatnya mau membela saya. Tapi tiba-tiba dibacok oleh pelaku," kata Eka Sartika, istri korban, Senin (6/4/2020).
Berdasarkan keterangan Eka, pembacokan ini berawal saat ia terlibat cekcok dengan ES, rekan satu organisasinya.
• Juwita Nasution (22) Dibacok Seorang Pria di Mabar, Korban Ditemukan Bersimbah Darah dan Menggelepar
Kala itu, ES menuliskan kata-kata yang tidak pantas di grup WhatsApp organisasi.
Merasa tersinggung, Eka mengadukan persoalan ini pada suaminya.
Selanjutnya, pada Minggu (5/4/2020) pukul 21.30 WIB, Eka bersama suaminya berencana menemui pelaku di satu tempat.
Namun, belum lagi sampai di lokasi tujuan, tiba-tiba mereka bertemu pelaku di Jalan Anwar Idris, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai.
Karena kesal, cekcok pun terjadi. Kedua belah pihak terlibat adu mulut.
• Berita Foto: Kabaharkam Polri Salurkan Bantuan Beras ke Posko Jurnalis Peliputan Covid-19
"Pelaku ini teman satu organisasi di kecamatan. Ketika jumpa itu langsung dibacoknya suami saya," kata Eka.
Dalam kondisi luka serius, Arna dibawa ke RSUD Tengku Mansyur, Tanjungbalai.
Selanjutnya, Arna pun dirujuk ke RSUP Adam Malik untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kapolres Tanjungbalai, AKBP Putu Yudha Prawira mengaku sudah menerima laporan korban.
Saat ini, ia sudah memerintahkan penyidik Sat Reskrim memburu pelaku.
Putu pun meminta doa agar pelaku bisa segera ditangkap.
• Eddi Bacok Adik Ipar Berkali-kali, Tangan Nyaris Putus Sekarat di RS, Berawal Tampar Wanita Hamil
"Kami memohon doa rekan-rekan semua. Saat ini pelakunya masih kami kejar," kata mantan Kasat Reskrim Polrestabes Medan ini.
Informasi diperoleh Tribun Medan, Arna sempat dirawat di RSUD Tengku Mansyur, Tanjungbalai.
Karena kondisinya memprihatinkan, ia pun dirujuk ke RSUP Adam Malik Medan.
Segera Ditangkap
Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Asahan Tanjungbalai Batubara (Astara), Ulil Amri mengecam tindakan pembacokan yang dilakukan pelaku terhadap Arna Wanda Parwata, yang tak lain anggota IJTI.
Meskipun kasus ini tidak ada kaitannya dengan profesi pekerjaan, namun tindakan pelaku berinisial ES tidak bisa dibenarkan.
• Suami yang Bongkar Perselingkuhan Istri Justru Dibacok, Bikin Perekam Suara di Mobil Istri
"Saya atas nama pribadi dan organisasi IJTI mengutuk keras penganiayaan terhadap korban," tegas Ulil.
Ia berharap aparat kepolisian dapat segera menangkap pelaku, terlebih identitasnya telah diketahui.
Dan ia berharap pelaku diganjar sesuai dengan hukuman yang berlaku.
"Kami berharap pelaku dapat segera ditangkap, dan apabila sudah tertangkap kami akan terus mendukung Polres Tanjungbalai supaya pelaku segera diproses sesuai Undang-undang yang berlaku," pungkasnya. (ind)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jurnalis-dibacok.jpg)