PABSI Sumut Raih Lima Medali di Kejurnas 2026
Kontingen Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Sumatera Utara berhasil membawa pulang lima medali dari ajang Kejuaraan Nasional.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kontingen Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Sumatera Utara berhasil membawa pulang lima medali dari ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Angkat Besi 2026 yang berlangsung di GOR Saparua, Kota Bandung, dan berakhir pada Minggu (19/4). Dengan semangat juang yang tinggi, meskipun dihadapkan dengan beberapa keterbatasan, empat atlet Sumut mampu bersaing di kancah nasional.
Di bawah asuhan pelatih Mona Julia Rahayu Sumut mengoleksi total lima medali, terdiri dari dua medali perak dan tiga medali perunggu. Kontribusi terbesar datang dari lifter putri, Nuraini, yang turun di kelas 49 kilogram. Ia sukses menyumbangkan dua medali perak masing-masing dari nomor snatch dan total angkatan, sekaligus menjadi salah satu andalan Sumut di ajang tersebut.
Sementara itu, atlet lainnya, Faradilla, yang tampil di kelas 61 kilogram putri, juga tampil tak kalah gemilang. Ia berhasil meraih satu medali perak dari nomor clean and jerk serta menambah dua medali perunggu dari nomor snatch dan total angkatan.
Ketua Umum PABSI Sumut, Martin Ginting, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, hasil ini menjadi bukti bahwa mental bertanding atlet Sumatera Utara sudah semakin teruji, meskipun persiapan yang dimiliki belum sepenuhnya ideal. “Ke depan atlet harus lebih fokus karena kita akan menghadapi Porprovsu dan berlanjut ke Pra PON. Kita juga akan lebih memperhatikan asupan gizi dan makanan atlet agar performa semakin meningkat,” kata Martin Ginting.
Martin menambahkan, pihaknya akan terus berupaya mencari dukungan tambahan, baik melalui bapak angkat maupun donatur, serta memperkuat koordinasi dengan Dispora Sumut dan KONI Sumut guna meningkatkan kualitas pembinaan atlet.
Ia juga mengakui bahwa fasilitas latihan masih menjadi tantangan tersendiri. Hingga kini, para atlet masih menggunakan gedung latihan lama, meski untuk peralatan sudah tergolong memenuhi standar. “Terkait gedung latihan memang masih menggunakan fasilitas lama. Namun untuk peralatan sudah cukup standar. Tinggal bagaimana kita meningkatkan kualitas asupan gizi atlet,” jelasnya.
Tak lupa, ia turut menyampaikan apresiasi kepada pembina PABSI Sumut, Syah Afandin, yang juga menjabat sebagai Bupati Langkat, atas dukungan dan perhatian yang diberikan kepada para atlet selama mengikuti Kejurnas di Bandung.
Baca juga: Debut Perdana di PSMS U-19 Langsung Hadapi Persipura, Aji Riduan Target Kemenangan
Sementara itu, Sekretaris Umum PABSI Sumut, Fitriansyah, menilai hasil Kejurnas ini menjadi bahan evaluasi penting untuk pembenahan ke depan. Ia menyoroti masih terbatasnya pemenuhan kebutuhan suplemen dan gizi atlet yang dinilai sangat berpengaruh terhadap performa di lapangan. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas latihan, memperhatikan kebutuhan nutrisi atlet, serta mendorong pembenahan fasilitas agar atlet bisa berkembang lebih optimal dan mampu bersaing di level yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Dengan capaian ini, PABSI Sumut optimistis dapat terus meningkatkan prestasi di ajang-ajang berikutnya, sekaligus mempersiapkan atlet secara lebih matang menghadapi Porprovsu dan Pra PON yang akan datang. (cr29/Tribun-Medan.com)
| Berbekal 4 Atlet, PABSI Sumatera Utara Sabet 5 Medali di Kejurnas 2026 |
|
|---|
| Chandra Helmy Terpilih secara Aklamasi Jadi Ketua PABSI Kota Medan 2025-2029 |
|
|---|
| Chandra Helmy Terpilih Aklamasi Menjadi Ketua PABSI Kota Medan 2025-2029 |
|
|---|
| Atlet Cabor Angkat Besi dan Angkat Berat PON Sumut Berlatih di Gedung Kumuh |
|
|---|
| AKUI MASIH TERKENDALA FASILITAS LATIHAN, PABSI Sumut Target Satu Emas di PON 2024 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Foto-bersama-skuat-PABSI-Sumut-usai-meraih-lima-medali-di-ajang-1.jpg)