Usaha TNI AL Tidak Sia-sia, 20 TKI yang Pulang Lewat 'Jalur Tikus' Asahan Berhasil Diamankan
Personel Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tanjungbalai Asahan berhasil mengamankan 20 orang TKI yang pulang lewat "jalur tikus" di Asahan
TANJUNGBALAI,TRIBUN-Usaha personel Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tanjungbalai Asahan dalam mengawasi sejumlah "jalur tikus" di wilayahnya membuahkan hasil.
Pada Minggu (5/4/2020) dinihari, Tim F1QR (Fleet One Quick Response) Lanal Tanjungbalai Asahan mengamankan 20 TKI dari Malaysia yang hendak masuk ke Indonesia.
Menurut Komandan Lanal (Danlanal) Tanjungbalai Asahan, Letkol Laut (P) Dafris, ke 20 TKI itu menumpangi kapal motor yang diawaki oleh dua orang anak buah kapal (ABK).
Mereka rencananya menuju daratan, tepatnya di Posmat Bagan Asahan, Lanal Tanjungbalai Asahan.
• Pemprov Sumut Tak Bisa Karantina TKI dari Malaysia, Ini Alasannya
Berdasarkan keterangan para penumpang, mereka berangkat dari Sekinchan, Malaysia, setelah negara tersebut menerapkan lockdown sejak 18 Maret 2020 lalu.
Sehingga para TKI itu memilih untuk pulang ke kampung halaman masing-masing.
Diduga, para TKI itu nekat masuk melalui jalur tak resmi, setelah Pelabuhan Teluknibung, Kota Tanjungbalai yang melayani pelayaran ke Malaysia dan sebaliknya, sejak 18 Maret 2020 juga menghentikan sementara waktu operasionalnya.
"Tim yang sedang patroli mendapat info dari masyarakat, kemudian melaksanakan penangkapan di perairan di sekitar Sungai Sarang Olang, perairan Asahan," kata Dafris, Minggu.
• VIRUS CORONA Mengganas di Kota Medan, Ada 3 Daerah Zona Merah, Waspadai Kepulangan TKI dari Malaysia
Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, maka petugas memeriksa seluruh barang bawaan para TKI tersebut.
Hasilnya tidak ada ditemukan benda berbahaya.
Selain itu, lanjut Dafris, demi mencegah penyebaran virus Corona/Covid-19, maka seluruh penumpang kapal motor tersebut langsung diserahkan ke lokasi karantina yang berada di Kota Tanjungbalai untuk menjalani tes kesehatan.
"Sesuai prosedur yang ada, mereka yang kami amankan ini diserahkan ke satgas gugus tugas Kota Tanjungbalai," ucapnya.
• TANPA RAPID TEST, Ribuan TKI Serbu Sumut saat Corona Mewabah, Ini Penjelasan Gugus Tugas COVID-19
Diketahui, bahwa ke-20 TKI itu terdiri dari 15 orang laki-laki, empat orang perempuan dan satu balita perempuan.
Beberapa diantaranya memilik paspor resmi.
Sedangkan dua awak kapal dibawa ke Markas Lanal Tanjungbalai Asahan untuk menjalani pemeriksaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/tki-ilegal-asal-malaysia.jpg)