Pasien PDP Corona Meninggal di RS Mitra Sejati Medan, Langsung Dikubur Malam Hari

Pasien PDP Corona Meninggal di RS Mitra Sejati Medan, Langsung Dikubur Malam

Tribun Medan/Victory Arrival Hutauruk
JURU bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Aris Yudhariansyah menjelaskan data terbaru kepada masyarakat secara langsung melalui kanal YouTube Humas Sumut mengenai wabah Covid-19 di wilayah Sumut. 

Selain itu pemerintah meminta kelompok muda menjaga jarak dengan kelompok rentan yakni berusia 60 tahun ke atas atau memiliki penyakit bawaan. 

"Siapa saja yang harus melakukan isolasi?

Pertama, individu yang terkonfirmasi sakit (tertular Covid-19) manakala dari pemeriksaan swab kita temukan virusnya.

Berarti dia sakit, artinya dia pasti menularkan," ujar Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, Senin (6/4/2020)..

Kedua, kata dia, individu yang kemungkinan sakit.

"Yakni orang yang dari pemeriksaan rapid test itu hasilnya positif.

Maka kita katakan mungkin dia sakit.

Atau kita yakini dia kemungkinan besar sakit, " lanjutnya.

Ketiga, yakni individu yang merasakan keluhan yang mengarah atau menyerupai gejala Covid-19.

Keluhan yang paling sering dirasakan, tutur Yuri, antara lain panas disertai batuk kemudian nafas yang tidak nyaman.

"Itu kita anggap sebagai orang yang mungkin sakit," katanya.

Selain ketiga kelompok itu, Yuri mengingatkan ada individu yang tidak merasakan keluhan tertentu tetapi terjangkit Covid-19, yang disebut OTG (orang tanpa gejala).

Kelompok keempat inilah yang menurutnya harus berhati-hati.

"Di dalam kondisi sekarang ini, sebaiknya kita nyatakan sudahlah dia sebaiknya melakukan isolasi diri," tegas Yuri.

Yuri mengatakan, 70 persen individu yang positif tertular Covid-19 tidak merasakan gejala gangguan kesehatan. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved