MOHON MAAF Website www.pln.co.id Sering Error, Ada 11,8 Juta Token Pelanggan yang Harus di-Generate
Mulai hari ini, Senin (6/4/2020), PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah membuka pengajuan klaim token listrik gratis dan diskon tarif setrum
MOHON MAAF Website www.pln.co.id Sering Error, Ada 11,8 Juta Token Pelanggan yang Harus di-Generate
"Mohon maaf token kompensasi Anda belum tersedia dan akan diperbaharui secara bertahap paling lambat 11 April 2020," demikian bunyi pesan error tersebut.
TRI BUN-MEDAN.com- Mulai hari ini, Senin (6/4/2020), PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah membuka pengajuan klaim token listrik gratis dan diskon tarif setrum dari negara.
Kemudahan itu diberikan Presiden Joko Widodo lantaran penyebaran virus Corona semakin tinggi sehingga perekonomian masyarakat terkhusus kelas menengah ke bawah tersendat.
Pada masa pandemi virus corona ini, pemerintah memberikan pembebasan biaya tarif listrik bagi konsumen rumah tangga 450 volt ampere (VA) dan pemberian keringanan tagihan 50 persen kepada konsumen rumah tangga bersubsidi 900 VA.
Dalam proses pengajuan klaim yang telah berlangsung saat ini, baik melalui web PLN maupun WhatsApp, ada yang menemui sejumlah kendala.
Dari pantauan di media sosial Twitter, sejumlah pengguna mengeluhkan terjadi error saat mengajukan klaim di web yang menyebutkan bahwa token tidak tersedia.
"Mohon maaf token kompensasi Anda belum tersedia dan akan diperbaharui secara bertahap paling lambat 11 April 2020," demikian bunyi pesan error tersebut.
Mengapa Bisa Terjadi?
Saat dikonfirmasi, Minggu (5/4/2020), Senior Executive Vice President (SEVP) Dept. Bisnis dan Pelayanan Pelanggan PLN Yuddy Setyo Wicaksono mengatakan, error tersebut terjadi karena token masih belum ter-generate.
Proses generate membutuhkan waktu dan akan berlangsung secara bertahap hingga 11 April 2020. Total ada 11.8 juta token pelanggan 450 VA dan 900 VA yang harus di-generate.
Pelanggan yang mengalami error atau galat ini kemungkinan karena nomor ID-nya tengah dalam antrean proses generate.
Oleh karena itu, ia meminta para pelanggan untuk bersabar jika menemukan kendala.
Bagaimana jika hingga 11 April 2020 masih ada pelanggan yang belum bisa mengajukan klaim token listrik gratis dan diskon?
Jika hal itu terjadi, menurut Yuddy, artinya pelanggan tersebut bukan termasuk kategori yang mendapatkan keringanan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-listrik-pln-kompas.jpg)