Seorang Polwan Sedih Pesta Pernikahannya Batal Demi Patuhi Maklumat Kapolri, 1000 Undangan Disebar

Seorang Polwan di Kota Bandung, Bripka Fenny Octafiany Simamora (32) meneteskan air mata cerita pesta pernikahan yang sudah lama direncanakan batal.

Istimewa
Seorang Polwan di Polrestabes Bandung membatalkan pesta pernikahan karena patuh terhadap perintah atasan. Ia tunda acara karena virus Corona mengganas 

Seorang Polwan Sedih Pesta Pernikahannya Batal Demi Patuhi Maklumat Kapolri, 1000 Undangan Telah Disebar

 

Seorang Polwan di Kota Bandung, Bripka Fenny Octafiany Simamora (32) meneteskan air mata cerita pesta pernikahan yang sudah lama direncanakan batal.

Ia memilih patuh terhadap maklumat Kapolri Jenderal Idham Azis. 

TRI BUN-MEDAN.com-Seorang Polwan di Kota Bandung, Bripka Fenny Octafiany Simamora (32) meneteskan air mata cerita pesta pernikahan yang sudah lama direncanakan batal. Ia memilih patuh terhadap maklumat Kapolri Jenderal Idham Azis. 

Ia menceritakan, sejak tahun lalu sudah mempersiapkan pesta pernikahan tetapi wabah virus Corona semakin ganas maka harus dibatalkan pada menit-menit terakhir. 

Membatalkan pesta pernikahan, kata dia, tidak mudah. 

"Sedih, kecewa. Tapi ini masalah kita peduli sama orang lain, soal kemanusiaan. Jadi ini yang terbaik," kata Fenny dalam keterangan yang diterima, Jumat (3/4/2020).

Segala hal tentang resepsi sebenarnya sudah rampung dipersiapkan oleh Fenny dan pasangannya Bripka Amran Regen Situmeang.

Sebanyak 1.000 undangan pesta adat dan undangan umum sudah disebar jauh-jauh hari.

Namun apa daya, resepsi terpaksa dibatalkan. Keputusan itu diambil di menit-menit akhir.

Awalnya, prosesi lamaran berjalan lancar di Saitni Huta Dolok Sanggul, Sumatera Utara, yang merupakan kota kelahiran Ayah Fenny.

Patuh pada Atasan

Setelah lamaran, Fenny mulai bimbang ketika Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan Maklumat Kapolri.

Salah satu isinya menginstruksikan personel kepolisian untuk menindak tegas pihak yang masih membuat acara dan melibatkan banyak orang di tengah wabah virus corona  atau Covid-19.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved