Viral Medsos
Kabar Terbaru Soal Kompol Fahrul Sudiana yang Nikahi Selebgram Andriani, Ini Kata Kabaharkam Polri
Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti menilai Kompol Fahrul Sudiana, melanggar aturan soal gaya hidup mewah bagi anggota
Yusri menjelaskan, Maklumat Kapolri mengatur pembumbaran kegiatan yang mengundang kerumunan massa untuk mencegah penyebaran virus corona SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19.
Dalam maklumat yang diterbitkan tanggal 19 Maret 2020 itu, kegiatan perkumpulan massa yang dapat dibubarkan di antaranya kegiatan konser musik, pekan raya, festival, bazar, pasar malam, pameran, dan resepsi keluarga.
Saat ini, Fahrul masih diperiksa oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya terkait alasan penyelenggaraan pesta pernikahan di tengah mewabahnya virus corona.
Hingga saat ini Kompas.com berusaha menghubungi Kompol Fahrul, namun belum mendapat tanggapan.
• Selebgram Cantik Rica Andriani yang Dinikahi Kompol Fahrul Sudiana Ternyata Cucu Mantan Kapolri
Kolase foto selebgram Rica Andriani yang dinikahi Kompol Fahrul Sudiana. Rica Andriani disebut-sebut sebagai cucu mantan Kapolri. (Instagram/Rica Andriani)
Warga Kecewa
Perilaku Fahrul tersebut disorot negatif oleh masyarakat.
Bintang, warga Jakarta Timur mengaku heran dengan tingkah laku Fahrul.
"Parah sih itu. Padahal kita semua diimbau untuk enggak kumpul -kumpul, tapi mereka malah gitu, enggak bijak banget," ucap Bintang di Jakarta, Kamis (2/4/2020).
Bintang menilai, tindakan Fahrul justru mencoreng nama baik institusi Polri.
Dia menyinggung langkah polisi selama ini yang membubarkan berbagai acara warga, termasuk resepsi pernikahan.
Pembubaran tersebut sesuai imbauan pemerintah agar tidak menggelar acara yang membuat kerumunan orang.
"Kalau mereka yang punya acara itu ngga bijak menghadapi situasi. Padahal saya lihat berita polisi bubar-bubarin kalau ada pesta pernikahan warga," tambah dia.
Kritikan juga disampaikan Christine Natasya.
Karyawan swasta itu mengingatkan bahwa polisi adalah penegak hukum. Polisi jangan malah menabrak aturan.
"Padahal polisi sendiri punya peraturan yang mengharuskan mengikuti kebijakan pemerintah. Bagus polisi-polisi yang bubarin kerumunan, karena masih banyak kalangan muda yang masih cuek sama keadaan sekarang," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kompol-fahrul-sudiana-dan-kabarhakam-polri.jpg)