News Video

Momen saat Edy Rahmayadi Ajak Tim Medis Covid 19 Berdoa

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengajak tim medis penanganan pasien Covid 19 atau Virus Corona untuk berdoa, Rabu (2/4/2020)

Gubernur Edy Rahmayadi Ajak Tim Medis Covid 19 Berdoa saat meninjau RS Martha Friska Jalan Multatuli Medan

TRI BUN-MEDAN.COM - Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengajak tim medis penanganan pasien Covid 19 atau Virus Corona untuk berdoa.

Momen ini terjadi pada Rabu (2/4/2020) saat mantan Pangkostrad itu meninjau kesiapan RS Martha Friska Jalan Multatuli Medan sebagai rumah sakit rujukan Covid 19.

"Kalian adalah pahlawan-pahlawan, saya minta lakukan dengan ikhlas. Lakukan dengan tetap senyum, berdoa dimulai," ucap Edy Rahayadi memotivasi tenaga medis di sana.

Tonton video:

2 Hari Berturut Edy Rahmayadi Tinjau Kesiapan RS Martha Friska sebagai Rujukan Pasien Covid 19

RS Martha Friska II Akan Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Berat Covid-19

Kamis (3/4/2020) RS Martha Friska sudah mulai beroperasi untuk penanganan Covid 19 atau Virus Corona.

Sebelumnya, Edy Rahmayadi sudah meninjau kesiapan rumah sakit dua kali berturut..

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menggelar jumpa pers usai meninjau rumah sakit rujukan di RS Martha Friska, Medan, Sumatera Utara, Rabu (1/4/2020).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menggelar jumpa pers usai meninjau rumah sakit rujukan di RS Martha Friska, Medan, Sumatera Utara, Rabu (1/4/2020).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI (TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI)

Perawat di Medan Positif Covid 19

Setelah satu PDP meninggal dunia di RS Bunda Thamrin Medan, Selasa (31/3/2020), Juru Bicara Gugus Tugas Pemprov Sumut, dr Aris Yudhariansyah, membenarkan ada satu perawat positif Covid 19 atau Virus Corona di rumah sakit tersebut.

Aris Yudhariansyah menegaskan kalau petugas medis sudah diisolasi.

Kondisinya kata Aris Yudhariansyah dalam kondisi baik.

"Kondisinya bagus, tapi tetap harus diisolasi di sana (RS Bunda Thamrin)," cetusnya.

"Statusnya Pasien Dalam Pemantauan (PDP) dengan rapid test positif, jadi masih menunggu hasil swab dari pusat," sambungnya.
Saat ditanya kenapa perawat tersebut tidak dirujuk ke RS Khusus penganganan PDP seperti di RS GL Tobing, ia menjelaskan butuh penanganan yang cepat.

"Langsung dirawat di RS Bunda Thamrin, agar langsung ditangani cepat," kata Aris Yudhariansyah.

Terkait kemungkinan adanya tenaga medis lainnya yang positif di Sumut, ia menyebutkan Gugus Tugas belum mendapatkan laporan.

"Belum ada, hingga saat ini baru itu yang masuk laporannya," pungkasnya.

 TERUNGKAP FAKTA Janggal Kematian Pasien COVID 19 Pancurbatu, Kades Blak-blakan Soal Diagnosa Dokter

 Mengapa Banyak Pekerja Medis Tertular Virus Corona? Ternyata Tubuh Pasien jadi Pabrik Covid-19

(hen/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved