Virus Corona
Amerika Eropa Kelimpungan Akibat Virus Corona, Vietnam Sudah Kalahkan Covid-19, Ini Strateginya
Hingga Jumat (27/3/2020) sore, Covid-19 sudah menginfeksi 536.639 orang di mana 24.119 pasien meninggal dunia. Namun ada 124.411 pasien sembuh.
Bertindak lebih awal
Melansir dw indonesia, suksesnya perang tersebut sebenarnya tergantung pada banyaknya dana pemerintah dan kuatnya sistem kesehatan masyarakat.
Dua hal ini tidak dimiliki oleh Vietnam.
Vietnam tidak punya kapasitas untuk melakukan tidakan ala Korea Selatan dalam melawan virus corona.
Korea Selatan telah melakukan 350.000 tes, sedangkan sistem kesehatan di Vietnam sangat terbatas.
Nguyen Thanh Phong, Wali Kota Ho Chi Minh City, kota metropolitan yang menjadi tempat tinggal 8 juta orang, mengatakan bahwa rumah sakit di kota ini hanya memiliki total 900 unit perawatan intensif.
Jadi, jika epidemi melanda kota kota, para petugas medis akan sangat kewalahan.
Untuk melakukan perlawanan terhadap virus corona, Vietnam kemudian memberlakukan kebijakan karantina yang ketat, dan melakukan penelusuran lengkap terhadap semua orang yang berkontak dengan virus ini.
Langkah-langkah ini dilaksanakan jauh lebih awal daripada di Cina.
Negara-negara Barat seperti Jerman hanya mencatat orang-orang yang terinfeksi dan mereka melakukan kontak langsung dengan orang itu.
Namun Vietnam juga melacak kontak hingga tingkat kedua, ketiga dan keempat dengan orang yang terinfeksi.
Semua orang ini kemudian ditempatkan di bawah level pembatasan kontak yang ketat.
Sejak awal, siapa pun yang tiba di Vietnam dari daerah berisiko tinggi akan dikarantina selama 14 hari.
Semua sekolah dan universitas juga telah ditutup sejak awal Februari.
Negara langsung mengawasi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/vietnam-menang-perang-lawan-covid-191.jpg)