Takut Tertular Virus Corona, Seorang Warga Panggil Polisi Setelah Dengar Tetangga Batuk-batuk

Ketakutan akan tertular virus corona, seorang warga memanggil polisi setelah mendengar tetangga batuk-batuk.

Science News
Ilustrasi Batuk Pilek 

Takut Tertular Virus Corona, Seorang Warga Panggil Polisi Setelah Dengar Tetangga Batuk-batuk

TRI BUN-MEDAN.com - Angka kematian akibat Virus Corona atau Covid-19 bertambah setiap harinya. 

Hal ini membuat masyarakat dunia menjadi khawatir dan cemas berlebihan.

Bahkan saking takut tertular virus Corona, seorang warga menelpon polisi hanya setelah mendengar tetangganya terbatuk.

Seperti yang dilakukan sejumlah keluarga ini.

Mereka menelpon polisi hanya karena mendengar tetangganya batuk.

Bahkan ada juga yang menghubungi nomor darurat karena mereka kehabisan tisu toilet atau tak bisa berhenti bersendawa.

Melansir Sosok.id, Sabtu (21/3/2020), kepolisian California Selatan, Amerika Serikat, menerima panggilan darurat 911 dari beberapa orang.

Mereka menghubungi pihak berwajib karena khawatir tetangganya menderita batuk.

Aktor Pemeran Wiro Sableng, Abi Cancer Meninggal Dunia, Diduga karena Serangan Jantung

Mike Casavan, dari Departemen Kepolisian Palm Springs, mengatakan kepada surat kabar Desert Sun bahwa mereka telah menerima setidaknya lima panggilan dari orang-orang yang ingin polisi berurusan dengan tetangga yang batuk dalam seminggu terakhir.

Komandan Polisi Paul Herrera dari Kota Cathedral mengatakan bahwa petugas di daerahnya telah menerima telepon dengan kasus yang sama.

Pada setiap panggilan, kini polisi membawa persediaan tambahan untuk meminimalkan bahaya infeksi.

Terkait Wabah Virus Corona, Ini 7 Cara Agar Tetap Sehat dan Bugar saat Bekerja dari Rumah

"Keamanan petugas adalah prioritas, mereka telah diberi sejumlah pembaruan, kami mengikuti pedoman CDC," kata Herrera.

Dia menambahkan bahwa petugasnya membawa perlengkapan anti-coronavirus dalam setiap panggilan.

"Kit ini berisi handuk sanitasi, masker lipat N95, sarung tangan lateks, kacamata pengaman, kacamata keselamatan, tas biohazard - item kontrol infeksi dasar," katanya.

Cerita Suharsono, Bupati Bantul Kontak Pasien Positif Covid-19, Terpaksa Tersudut Isolasi Diri

"Kami menggunakan tas untuk mengambil semuanya dari lokasi kejadian."

Sementara itu, warga California rela melintasi perbatasan untuk membeli berbagai kebutuhan di Meksiko.

Sebenarnya hal itu termasuk panic buying.

Kriss Hatta Tak Pakai Masker saat Beraktivitas di Tengah Pandemi Covid-19: Gue Gak Pernah Worry

“Sulit bagi kami untuk datang ke sini untuk mendapatkan sesuatu, tetapi kami akan mencobanya,” kata salah satu stasiun radio lokal kepada WKBN 27.

Seorang pria lain berkata bahwa dia telah berkendara dari San Diego untuk belanja di Costco Meksiko.

“Masih tidak terlalu buruk sekarang di sini, mereka memiliki banyak produk, mereka tidak menjual Anda lebih dari empat paket apa pun, empat adalah maksimal," kata pria itu.

Ibunda Ashraf Sinclair Kagum Unge Rela Lakukan Hal Tak Terduga di Hari Ulang Tahun

Penyebaran virus corona di AS memang terbilang tinggi.

Kini ada 9.415 kasus yang saat ini dilaporkan di AS, berbeda dengan di Meksiko yang hanya 118 .

Sejauh ini hanya satu orang Meksiko yang meninggal karena penyakit itu, sementara 16 orang Amerika meninggal di California. (*)

Artikel ini telah terbit di Sosok.id dengan judul "Parno Setengah Mati dengan Virus Corona, Seorang Warga Sampai Menelpon Polisi Gegara Dengar Tetangganya Batuk"

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved