Cerita Suharsono, Bupati Bantul Kontak Pasien Positif Covid-19, Terpaksa Tersudut Isolasi Diri
Hal itu setelah sang bupati sempat melakukan kontak dengan seorang pasien positif virus corona covid-19 belum lama ini.
TRI BUN-MEDAN.com - Bupati Bantul, Suharsono, harus menjalani isolasi diri untuk sementara waktu.
Hal itu setelah sang bupati sempat melakukan kontak dengan seorang pasien positif virus corona covid-19 belum lama ini.
Suharsono pun memberikan penjelasan terkait kronologi hingga dirinya akhirnya harus menjalani isolasi.
Dalam klarifikasi melalui akun resmi facebook miliknya, Suharsono menyampaikan dirinya membenarkan telah menjenguk seorang ASN di wilayah Bantul yang dinyatakan positif Corona.
• Pernikahannya Sempat Jadi Sorotan, Begini Curhatan Suami Cerai dengan Istri Setelah 6 Bulan Menikah
• Hati-hati Ketika Mendadak Tak Bisa Mencium Bau, Gejala Baru untuk Virus Corona
Kendati demikian, saat menjenguk, menurut dia pasien tersebut sedang menjalani perawatan di sebuah rumah sakit swasta di Bantul.
"Pada waktu itu pihak rumah sakit tidak mendeteksi adanya infeksi covid-19, sehingga pihak rumah sakit mengizinkan besuk (menjenguk)," tulis Suharsono.
Selang beberapa hari, lanjutnya, pasien tersebut diperbolehkan pulang karena kondisinya sudah membaik.
Beberapa hari kemudian pasien tersebut memeriksakan diri kembali di RS Panembahan Senopati.
Berdasarkan hasil laboratorium ternyata dinyatakan positif corona covid-19.
"Kemudian saya melakukan cek kesehatan. Alhamdulillah hasilnya negatif. Namun begitu sesuai protokol kesehatan saya melakukan isolasi mandiri yaitu 14 hari yang insha Alloh berakhir senin besok," terangnya.
Dijelaskan Suharsono, roda pemerintahan di Kabupaten Bantul tetap berlangsung dengan menggunakan Teknologi Informasi (IT) yang sudah ada.
Ia betul-betul menghimbau kepada warga masyarakat Bantul, agar melaksanakan instruksi Bupati yang sudah di tanda tangani dirinya beberapa waktu lalu.
"Saya berusaha mengerahkan segala sumberdaya yang ada untuk mencegah semakin meluasnya persebaran virus ini," jelas dia.
• Kriss Hatta Tak Pakai Masker saat Beraktivitas di Tengah Pandemi Covid-19: Gue Gak Pernah Worry
• Pernikahannya Sempat Jadi Sorotan, Begini Curhatan Suami Cerai dengan Istri Setelah 6 Bulan Menikah
Berdasarkan laporan Gugus Tugas COVID-19 Bantul, per tanggal 22 Maret 2020 pukul 14.30 WIB, tercatat jumlah pasien ODP ada 68 orang dan yang menjalani rawat inap di RSUD Panembahan Senopati ada dua orang.
Sedangkan pasien PDP berjumlah 11 orang, dengan rincian 8 orang rawat inap di RSUD Panembahan Senopati, dua di PKU Bantul, dan satu di RS UII Bantul.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bupati-bantul-isolasi-diri-pascakontak-dengan-pasien-positif-covid-19.jpg)